Sering Dilupakan, Ini 5 Manfaat Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur

 Minum air putih merupakan salah satu kebiasaan yang dianjurkan untuk dilakukan setelah bangun tidur. Air memiliki fungsi penting bagi tubuh, seperti menjaga keseimbangan suhu tubuh, membantu ginjal membersihkan kotoran dari dalam tubuh, sampai mengangkut nutrisi ke jaringan-jaringan tubuh.

Kebiasaan mengkonsumsi air putih setelah bangun tidur ini dapat mencukupi kebutuhan cairan. Saat bangun tidur di pagi hari, tubuh kita memerlukan banyak cairan karena istirahat semalaman. Jika kebutuhan cairan tubuh sudah terpenuhi, organ-organ tubuh pun dapat bekerja dengan baik. Sayangnya, masih banyak orang yang menyepelekan minum air putih setelah bangun tidur.

Minum air putih setelah bangun tidur tentu memiliki banyak manfaat. Mulai dari mengeluarkan racun dalam tubuh, mencegah gangguan pencernaan, sampai membuat kulit menjadi lebih sehat. Berikut adalah manfaat lain yang bisa kamu dapatkan saat membiasakan minum air putih setelah bangun tidur.

Mengeluarkan racun dalam tubuh

Ketika tidur di malam hari, tubuh akan memperbaiki diri dan mengeluarkan racun yang ada pada tubuh. Dengan mengonsumsi air putih dalam keadaan perut kosong saat bangun tidur di pagi hari, akan membantu mengeluarkan racun sisa metabolisme di malam hari dari dalam tubuh. Nantinya racun tersebut akan keluar melalui urin.

Mencegah gangguan pencernaan

Gangguan pencernaan merupakan masalah yang terjadi pada salah satu organ sistem pencernaan. Meningkatnya keasaman di perut menjadi salah satu penyebab gangguan pencernaan.

Ketika merasa asam lambung kembali ke kerongkongan, dengan minum air putih dalam keadaan perut kosong justru dapat membantu menekan dan mengencerkan asam tersebut sehingga mencegah asam lambung naik.

Membantu meningkatkan produktivitas

Minum air putih setelah bangun tidur membuat tubuh terasa segar dan berenergi. Selain itu, kamu juga perlu mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi saat sarapan.

Agar tubuh terasa segar sepanjang hari, penuhilah kebutuhan cairan dengan minum air putih minimal delapan gelas dalam sehari. Tubuh akan terhidrasi dengan baik sehingga membuat kamu lebih fokus dan konsentrasi.

Meningkatkan imunitas tubuh

Minum air putih saat perut sedang kosong juga bermanfaat bagi sistem kekebalan tubuh. Hal ini membantu menyeimbangkan sistem limfatik sehingga ada peningkatan tingkat imunitas.

Sistem kekebalan tubuh yang kuat tentu dapat melawan infeksi dan penyakit yang suatu saat menyerang.

Kulit menjadi lebih sehat

Diketahui dalam sebuah studi bahwa minum 500ml air saat keadaan perut kosong dapat meningkatkan aliran darah di kulit dan membuat kulit lebih sehat dan bersinar.  

Selain itu, minum air putih setelah bangun tidur juga membantu kulit tetap terhidrasi dengan baik dan menjaga kulit tetap lembap.

Cc : www.liputan6.com

Ancaman Aerosol dan Aturan Pakai Masker Saat di Gym

Di era new normal atau adaptasi kebiasaan baru, atau apapun istilahnya, ada berbagai penyesuaian untuk meminimalkan risiko penularan virus Corona COVID-19. Tidak terkecuali saat berada di gym atau pusat kebugaran.

Di Jakarta, sejumlah pusat kebugaran mulai kembali beroperasi dengan berbagai penyesuaian. Di antaranya dengan menerapkan sistem booking kelas untuk menghindari terjadinya penumpukan, serta anjuran untuk membawa perlengkapan pribadi.

Risiko Tinggi

Praktisi kesehatan olahraga dr Anita Suryani, SpKO mengatakan pusat kebugaran termasuk salah satu tempat berisiko tinggi terkait penularan virus Corona. Karenanya, olahraga di rumah tetap menjadi anjuran paling utama.

“Olahraga itu adalah AGP, Aerosol Generating Procedure. Itu adalah aktivitas-aktivitas yang dapat menimbulkan aerosol,” jelasnya dalam diskusi di channel YouTube BNPB baru-baru ini.

“Aerosol membuat droplet makin kecil jadi bisa bertahan makin lama di udara,” lanjutnya.

Bawa perlengkapan pribadi

Salah satu keuntungan berolahraga di pusat kebugaran adalah fasilitasnya yang lengkap. Tidak perlu bawa apa-apa, tinggal datang lalu olahraga.

Pada masa seperti ini, kenyamanan itu harus sedikit dikorbankan. Setidaknya, perlengkapan pribadi seperti handuk dan botol minum, diupayakan untuk bawa sendiri dan tidak saling berbagi.

Pakai masker

Terkait ancaman aerosol yang bisa menularkan virus Corona, dr Anita mengingatkan pentingnya pakai masker. Agar tetap nyaman dan aman pakai masker, maka dianjurkan berolahraga dengan intensitas ringan hingga sedang.

“Masker mengganggu metabolisme tubuh saat intensitas 80-85 persen denyut nadi maksimal. Artinya intensitas tinggi,” jelasnya.

Bagaimana caranya mengukur intensitas olahraga? Secara subjektif, intensitas olahraga bisa dikenali dengan tes bicara.

  • Intensitas rendah: masih bisa dilakukan sambil bernyanyi
  • Intensitas sedang: masih bisa dilakukan sambil bicara tapi sudah tidak bisa bernyanyi
  • Intensitas tinggi: ngos-ngosan.

Cara lain adalah dengan perhitungan denyut nadi maksimal yang pada tiap orang berbeda-beda tergantung usia. Rumus bakunya adalah 220 dikurangi umur (dalam tahun). Misal untuk orang berusia 30 tahun, maka denyut nadi maksimalnya adalah 220-30 = 190 beat per minute (bpm).

Dikatakan intensitas sedang jika denyut nadi berada pada rentang 60-80 persen denyut nadi maksimal. “Kalau di buku, exact-nya 65-75 persen (denyut nadi maksimal),” jelasnya.

Cc : https://health.detik.com/

5 Tips Ringkas Meredakan Sakit Kepala dengan Cepat

 Sakit kepala seringkali datang tiba-tiba dengan nyeri yang tak tertahankan. Tapi Anda dapat mengatasinya dengan sejumlah tips meredakan sakit kepala berikut ini.

Sakit kepala merupakan rasa nyeri pada bagian kepala yang dapat muncul mendadak ataupun bertahap. Rasa nyeri dan berdenyut di kepala ini dapat menyerang satu sisi saja atau seluruh bagian kepala.

Jenis gangguan kesehatan ini umumnya muncul karena syaraf nyeri yang aktif akibat kurang tidur atau juga terlambat makan. Beberapa sakit kepala lain muncul karena sejumlah penyakit seperti migrain, sakit gigi, hingga hipertensi.

Selain obat-obatan, sakit kepala dapat diatasi dengan beberapa langkah. Berikut tips untuk meredakan sakit kepala dengan cepat.

1. Kompres dengan es
Cobalah untuk mengompres kepala dengan es atau ice pack. Rasa dingin dapat menyempitkan pembuluh darah sehingga membantu mengurangi transmisi sinyal rasa sakit ke otak. Dengan begitu, rasa sakit pun bakal berkurang.

Kompres atau letakkan es di kepala atau leher selama 15-20 menit saat rasa sakit muncul. Metode es ini merupakan salah satu metode tertua untuk meredakan sakit kepala.

2. Kurangi paparan cahaya
Saat sakit kepala menyerang, kurangi paparan cahaya yang Anda terima. Jika berada di ruang terbuka atau di bawah cahaya matahari segera masuk ke dalam ruangan.

Jika berada di dalam ruangan, matikan lampu atau tutup kepala Anda agar terhindar dari cahaya.

Ahli neurologi Lauren R Natbony menjelaskan sakit kepala terutama karena migrain dikaitkan dengan sensitivitas terhadap cahaya.

“Cahaya itu sendiri sebenarnya dapat menyebabkan sakit kepala, ketidaknyamanan, dan membuat sakit kepala yang ada lebih buruk. Dapat berupa sinar matahari, lampu neon, dan layar LED dan LCD dari komputer atau smartphone,” kata Natbony dikutip dari pop sugar.

Mengurangi intensitas cahaya juga dapat menekan sinyal rasa sakit ke otak, sehingga membantu menghilangkan rasa sakit kepala lebih cepat.

3. Hindari kebisingan
Ketika sakit kepala muncul, cobalah untuk menghindari kebisingan seperti tempat ramai atau tempat yang berisik. Berdiam diri di tempat yang tenang dapat meredakan stimulasi rasa sakit.

4. Pertimbangkan konsumsi kafein
Pertimbangkan pula untuk mengonsumsi kafein. Studi menunjukkan kafein dalam jumlah kecil dapat membantu meredakan sakit kepala.

Namun, sebagai catatan, kafein yang berlebih pada sebagian orang juga justru berpotensi jadi penyebab sakit kepala.

5. Tidur
Sakit kepala juga dapat diatasi dengan tidur. Coba untuk menenangkan diri dan tidur beberapa waktu. Tidur dapat membantu meringankan sakit kepala.

Selain itu, jika sakit kepala kerap muncul ubah pola tidur menjadi lebih teratur dan cukup. Tidur nyenyak yang cukup dapat meredakan sakit kepala. Kurangi pula stres karena stres dapat jadi faktor pemicu sakit kepala.

Cc : www.cnnindonesia.com

6 Bahaya Malas Berolahraga, Mudah Terkena Penyakit Kronis

Apakah Anda mudah merasa lemas bahkan mengantuk? Mungkin Anda kurang berolahraga . Maka dari itu, Anda harus rajin berolahraga guna menjaga tubuh tetap sehat dan bugar.

Pada dasarnya, tubuh manusia memerlukan pengolahan atau pergerakan pada titik tertentu supaya tetap sehat dan fit. Jika Anda memiliki pekerjaan yang hanya duduk di balik meja kantor, sebaiknya Anda meluangkan waktu untuk berolahraga, setidaknya 10 hingga 30 menit per hari.

Sangat tidak baik apabila Anda langsung memanjakan tubuh dengan berbaring. Sayangnya masih banyak orang yang memilih segera berbaring selepas bekerja seharian untuk meluruskan otot.

Kebiasaan tersebut bisa menyebabkan otot semakin kendur dan tubuh mudah terserang penyakit. Bahkan ada pula yang beranggapan berolahraga bisa membuat tubuh semakin lelah.

Padahal menurut sejumlah penelitia berolahraga tidak akan membuat lelah, justru dapat meningkatkan efektivitas kerja. Dengan rajin berolahraga, daya tahan tubuh Anda bisa meningkat dan terhindar dari segala penyakit.

Rajin berolahraga juga berguna untuk merawat kulit. Banyak orang yang terbiasa melakukan olahraga bisa memiliki kulit sehat dan terlihat kencang awet muda.

Lalu, bagaimana jika seseorang malas mengolah fisik? Berikut adalah bahaya malas berolahraga yang bisa menyebabkan berbagai penyakit kronis, 

1. Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Jantung adalah salah satu organ tubuh terpenting yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh. Alhasil, semua orang perlu memelihara kesehatan jantungnya.

Apabila jantung terserang penyakit, harus bergegas diobati di rumah sakit. Namun sebenarnya kesehatan jantung bisa dipelihara dengan menjalani hidup sehat seperti rajin berolahraga dan mengonsumsi buah maupun sayuran.

Jika malas berolahraga, jantung mudah terkena penyakit seperti jantung koroner, karena aliran darah terjepit oleh lemak yang semakin menimbun pembuluh darah atau terhalang zat kapur.

Olahraga juga sangat penting untuk terus memompa jantung tetap stabil. Jika terlalu sering bermalas-malasan, maka jantung mudah lemah. Ketika jantung lemah, maka seseorang akan mudah terkena serangan jantung jika menghadapi sesuatu yang menegangkan. Bahkan kedua penyakit tersebut bisa menyebabkan kematian.

2. Mudah Terkena Tekanan Darah Tinggi dan Stroke

Selain mudah terkena penyakit jantung, malas berolahraga juga bisa menyebabkan tekanan darah tinggi hingga stroke. Lemak akan memperlambat aliran darah dengan semakin menumpuknya kolesterol.

Beolahraga akan membuat jantung lebih aktif dalam memompa darah dan membuat peredaran darah ke seluruh tubuh menjadi terkontrol dan lancar. Jika peredaran darah lancar, seseorang akan terhindar dari segala macam risiko seperti tekanan darah tinggi atau hipertensi, serta penyakit stroke.

Sebuah penelitian bahkan menemukan bahwa penyakit stroke yang disebabkan tekanan darah tinggi juga bisa mengancam nyawa seseorang.

3. Berat Badan Tidak Terkontrol dan Obesitas

Olahraga secara rutin dapat membakar kalori dan lemak berlebih pada tubuh. Semakin rajin berolahraga, semakin banyak kalori atau lemak yang terbakar kemudian dikeluarkan melalui keringat.

Namun jika malas berolahraga, kalori dan lemak makanan yang dikonsumsi setiap hari akan tertimbun dan menyebabkan berat badan tidak terkontrol. Kondisi ini kemudaian akan membuat seseorang menjadi gemuk dan berisiko mengalami obesitas.

4. Mudah Terkena Diabetes

Malas berolahraga dapat menyebabkan seseorang mudah terkena diabetes. Pada dasarnya, olahraga berperan untuk mengendalikan gula darah menjadi stabil.

Stabilnya gula darah juga akan membuat seseorang terhindar dari penyakit diabetes. Selain berolahraga, Anda juga perlu menyeimbangkan dengan pola makan yang sehat.

Orang yang memiliki badan gemuk cenderung gemar mengonsumsi makanan manis. Padahal kebiasaan itu dapat memicu diabetes karena mengandung gula tinggi sehingga kadar gula dalam darah tidak terkontrol.

5. Mudah Terkena Penyakit Kanker dan Osteoporosis

Berolahraga dipercaya dapat membuat semua orang terhindar dari penyakit. Salah satunya adalah kanker, mulai dari kanker kolon (usus besar), kanker payudara, kanker kulit, kanker otak, hingga kanker paru-paru.

Rajin melakukan latihan fisik juga akan membantu Anda megurangi risiko kanker sumsum tulang belakang.

Setelah itu, olahraga otomatis akan mengurangi risiko osteoporosis atau pengeroposan tulang. Penyakit ini akan membuat seseorang membungkuk, sebab tulang punggungnya lemah. Namun jika jarang berolahraga, maka seseorang semakin meningkatkan risiko penyakit tersebut.

6. Meningkatkan Penuaan Dini

Faktanya, mereka yang rajin berolahraga memiliki kulit sehat dan cantik. Olahraga akan membantu mengeluarkan racun dan senyawa kimia dari dalam tubuh melalui keringat.

Semakin banyak keringat yang dikeluarkan, maka semakin banyak pula racun yang terdetoks dari dalam tubuh. Pasalnya, racun dan senyawa kimia bisa menyebabkan kulit terlihat tua dan kusam.

Selain itu, olahraga juga dapat membantu menghilangkan berbagai penyakit kulit seperti jerawat, kulit berminyak, hingga bisul. Olahraga juga akan membuat kulit lebih kenyal dan kencang, sehingga Anda akan terlihat cantik dan awet muda.

Jenis Olahraga Sehari-hari

Kapan terakhir kali Anda berolahraga? Anda perlu melakukan latihan fisik setiap hari guna menjaga kesehatan tubuh dan mengatasi stres serta mencegah berbagai penyakit kronis.

Berikut adalah jenis olahraga ringan yang bisa dilakukan sehari-hari:

1. Jogging atau lari pada pagi, siang, sore, dan malam hari

2. Berenang

3. Bersepeda

4. Berjalan Kaki

5. Senam (zumba, body language, atau aerobik)

6. Yoga

7. Naik turun tangga

8. Latihan peregangan

9. Push up, sit up, dan squat jump

10. Lompat tali

11. Bulutangkis dan tennis

12. Sepak bola atau futsal

13. Bola basket dan voli

14. Fitness atau gym

CC: https://m.bola.com/

4 Gerakan Olahraga Penangkal Lengan Bergelambir

Ketika berat badan bertambah dan merasa gemuk, ada beberapa bagian tubuh yang terlihat semakin membesar bahkan sampai bergelambir. Lengan menjadi salah satu tempat penumpukan lemak yang membuatnya menjadi bergelambir lho.

Tentu kamu tidak mau saat melambaikan tangan, malah bagian bawah lengan justru ikut bergoyang juga karena adanya lemak.

Nah, mumpung sedang diberlakukan karantina mandiri alias di rumah aja, kamu bisa nih lakukan beberapa latihan kecil untuk membentuk lengan sedikit berotot.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut beberapa latihan atau gerakan yang bisa kamu lakukan kapan saja.

1. Putaran lengan simultan

Rentangkan tangan di kedua sisi dengan tegak berdiri. Lalu putar lengan tanpa menekuk siku lalu mundur selangkah ke belakang. Ganti posisi kaki dan terus melangkah maju lalu mundur. Pastikan langkah dan putaran lengan simultan. Ulangi latihan ini selama 30 detik.

2 Gunakan matras atau kursi rendah

Duduk saja di atas matras dengan tangan mengarah ke belakang. Pastikan jari-jari menghadap ke belakang dan lutut ditekuk. Angkat badan dengan menggunakan dorongan dari lengan. Ulangi gerakan naik dan turun selama 30 detik. Pastikan bokong tidak menyentuh tanah selama melakukan gerakan.

3. Push up

Posisikan diri seperti akan push up perempuan yang bertemu pada lutut dengan telapak tangan di atas matras dan kaki ke belakang. Gunakan lengan untuk melakukan push up dan pastikan jari-jari kaki tidak menyentuh tanah. Push-up dengan intensitas tinggi ini bisa membuat lemak lengan mu meleleh dalam waktu singkat.

4. Plank

Ambil posisi plank dan pastikan tubuh dalam posisi melengkung dan tangan lurus. Lakukan gerakan dengan tangan kiri menyentuh bahu kanan begitu juga sebaliknya. Lakukan selama 30 detik

Cc : health.detik.com

8 Dampak Buruk Kekurangan Lemak, Salah Satunya Cepat Lapar dan Lelah

Tidak semua lemak ternyata bisa mengganggu kesehatan. Bahkan, ada beberapa jenis lemak yang justru paling dianjurkan untuk dikonsumsi secara rutin dan teratur.

Pada kondisi tubuh dengan berat badan ideal dan sehat, porsi lemak yang disarankan dalam satu hari adalah antara 20 hingga 25 persen dari total kalori harian. Jumlah tersebut bisa berubah, karena dipengaruhi oleh usia, kondisi kesehatan, serta jumlah lemak total dalam tubuh.

Adapun jenis lemak yang perlu ditingkatkan porsinya adalah lemak tidak jenuh ganda maupun tunggal. Sedangkan lemak jenuh dan trans harus benar-benar dibatasi. Tidak disarankan untuk mengonsumsi sumber lemak jenuh dan trans lebih dari 10 persen dari total asupan lemak harian.

Oleh karena itu, fokuskan untuk mengonsumsi jenis lemak sehat yang memang bermanfaat bagi tubuh. Karena kekurangan lemak pada tubuh dapat menyebabkan gangguan fungsi tubuh.

Berikut dampak buruk kekurangan lemak pada tubuh yang telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber

Jenis dan Fungsi Lemak bagi Tubuh

Lemak Tak Jenuh Tunggal

Jenis lemak ini dapat membantu menjaga kesehatan jantung, caranya dengan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menjaga kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh.

Lemak tak jenuh tunggal bisa didapatkan dari buah alpukat, minyak zaitun, kacang hazel, kacang almon, dan jenis kacang-kacangan lainnya.

Lemak Tak Jenuh Ganda

Lemak tak jenuh ganda terdiri atas omega-6 dan omega-3. Jenis lemak ini dapat membantu menurunkan kadar kolesterol tinggi di dalam tubuh Anda.

Beberapa sumber lemak tak jenuh ganda, misalnya ikan salmon, tuna, buah kenari, dan alpukat.

Lemak Trans

Lemak trans termasuk jenis lemak tidak sehat. Hal ini dikarenakan dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) di dalam tubuh. Konsumsi lemak trans dalam jumlah berlebih dapat meningkatkan risiko terjadinya stroke, diabetes, dan gangguan jantung.

Lemak jenis ini banyak ditemukan pada produk olahan dan makanan cepat saji, seperti gorengan, biskuit, donat, burger, dan pizza.

Lemak Jenuh

Lemak jenuh lebih baik benar-benar dibatasi atau dihindari. Ini karena dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL).

Lemak jenis ini biasanya akan berubah menjadi bentuk padat atau membeku di suhu ruangan biasa. Lemak jenuh bisa ditemukan pada mentega, telur, daging merah, susu, keju, atau kulit ayam.

Tanda Tubuh Kekurangan Lemak: Cepat Lapar dan Lelah

Mudah Lapar

Dampak buruk kekurangan lemak pada tubuh yang pertama adalah mudah merasakan lapar. Lemak tidak jenuh ganda dan tunggal merupakan sumber lemak yang efektif menahan rasa lapar.

Ketika kamu kurang atau tidak mengonsumsi jenis lemak tersebut sama sekali, maka kamu akan cepat merasa lapar meski baru saja makan besar.

Mudah Lelah

Dampak buruk kekurangan lemak berikutnya adalah cepat lelah. Hal ini disebabkan karena lemak merupakan salah satu sumber cadangan energi tubuh. Apabila kadar lemak di dalam tubuh sangat rendah, kamu akan dengan mudah mengalami kelelahan kronik.

Tanda Tubuh Kekurangan Lemak: Depresi dan Kedinginan

Depresi

Lemak diperlukan dalam proses pembentukan hormon serotonin. Hormon ini berperan dalam memengaruhi sistem saraf yang memicu munculnya rasa tenang dan damai. Ketika tubuh kekurangan lemak, kadar hormon serotonin akan berkurang. Hal ini akan menjadikan kamu akan lebih mudah depresi dan mengalami gangguan kesehatan mental lainnya.

Mudah Merasa Kedinginan

Salah satu fungsi lemak untuk mempertahankan suhu tubuh agar selalu normal. Setiap orang memiliki lemak di bawah kulit yang berfungsi menjaga tubuh dari dinginnya udara luar.

Lapisan lemak bawah kulit tersebut juga akan dibakar untuk menghasilkan suhu panas apabila tubuh mengalami kedinginan. Apabila tubuh kekurangan lemak, tentu saja kamu akan lebih mudah merasa kedinginan.

Tanda Tubuh Kekurangan Lemak: Kekurangan Vitamin

Berisiko Kekurangan Vitamin

Beberapa bentuk vitamin memerlukan lemak untuk bisa diserap sempurna oleh tubuh. Vitamin tersebut adalah vitamin A, D, E, dan K. Hal ini berarti bahwa kekurangan lemak membuat tubuh berisiko kekurangan pasokan vitamin tersebut.

Berbagai masalah bisa muncul seiring dengan kondisi kekurangan vitamin, misalnya kulit kering, pucat, dan kusam karena kekurangan vitamin E. Selain itu, gangguan pada kepadatan tulang juga bisa terjadi akibat kekurangan vitamin D dan K.

Masalah pada penglihatan seperti rabun senja juga bisa terjadi sebagai akibat dari kekurangan vitamin A. Oleh karena itu, penting untuk mencukupi kebutuhan lemak pada tubuh agar vitamin dapat terserap secara maksimal.

Berpotensi Cedera Lebih Sering

Fungsi lemak dalam tubuh lainnya sebagai bantalan alami tubuh. Lemak akan mengelilingi dan melindungi organ vital serta menjaga sendiri saat terjadi benturan. Pada orang yang kekurangan lemak, maka fungsi ini tidak akan dimiliki sehingga saat terjadi benturan pada tubuh akan lebih mungkin terjadi cedera.

Tanda Tubuh Kekurangan Lemak: Ganggu Kesehatan Jantung

Ganggu Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah

Dampak buruk kekurangan lemak lainnya dapat mengganggu kesehatan jantung dan pembuluh darah. Kolesterol baik (HDL) berfungsi sebagai pengangkut sisa lemak di pembuluh darah untuk dibawa ke organ hati guna proses metabolisme lebih lanjut.

Apabila kamu tidak mengonsumsi lemak sama sekali, kadar HDL tentau akan menurun drastis. Hal ini dapat membuat sisa-sisa lemak dalam pembuluh darah akan menumpuk. Apabila penumpukan tersebut terjadi di pembuluh darah jantung, risiko penyakit jantung koroner dan serangan jantung akan meningkat berkali-kali lipat.

Kesuburan Terganggu

Siklus haid perempuan dipengaruhi oleh kadar hormon seks, salah satunya adalah estrogen. Lemak, terutama lemak bawah kulit yang membantu memastikan kecukupan produksi hormon estrogen.

Ini sebabnya, orang dengan kadar lemak sangat rendah cenderung jarang atau tidak menstruasi sama sekali akibat mengalami hormin yang tidak seimbang. Selain itu, kekurangan lemak juga bisa membuat anak perempuan mengalami keterlambatan pertumbuhan payudara dan menstruasi pertamanya.

 

Cc : www.liputan6.com

8 Cara Menjaga Stamina saat Puasa, Tubuh Tetap Bugar

Cara menjaga stamina saat puasa bisa membuat tubuh tetap bugar. Apalagi saat berpuasa, tubuh akan mengalami banyak perubahan seperti pola tidur, pola makan, olahraga, dan aktivitas harian. Hal ini tentunya dapat penurunan stamina sehingga kamu mudah merasa lemas.

Cara menjaga stamina saat puasa identik dengan konsumsi makanan yang bergizi saat sahur dan berbuka. Kamu juga harus menghindari begadang dan tetap berolahraga secukupnya agar kondisi kesehatan tetap terjaga.

Selain memperhatikan pola tidur, pola makan, hingga olahraga, kamu juga harus memperhatikan kondisi tubuh sehari-hari. Jika kamu sedang dalam pengobatan atau menderita penyakit tertentu, ada baiknya berkonsultasi dahulu dengan dokter sebelum berpuasa.

Jangan Tinggalkan Sahur

Cara menjaga stamina saat puasa yang pertama adalah selalu melaksanakan makan sahur. Peran sahur saat berpuasa sangat penting. Makanan yang kamu konsumsi bisa memengaruhi kerja tubuh selama seharian penuh.

Pilihlah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks agar perut kenyang lebih lama. Contoh karbohidrat kompleks adalah nasi merah, roti gandum, singkong, dan ubi.

Penuhi Kebutuhan Tidur

Cara menjaga stamina saat puasa yang selanjutnya adalah mengoptimalkan waktu tidur. Ini karena selama berpuasa, kamu harus bangun lebih awal untuk sahur. Hal ini mungkin dapat menyebabkan kamu kurang tidur sehingga saat beraktivitas cenderung lemas.

Untuk itu, kamu bisa menyiasatinya dengan tidur lebih cepat dari biasanya, serta optimalkan waktu tidur selama 6–8 jam per hari.

Penuhi Asupan Cairan Tubuh

Minum yang cukup juga menjadi salah satu cara menjaga stamina saat puasa. Selama bulan puasa, kamu kadang lupa untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Padahal 80 persen tubuh kamu terdiri atas cairan, sehingga ketika asupan cairan berkurang tubuh akan mudah mengalami dehidrasi. Dehidrasi inilah yang membuat stamina menurun.

Karena itu, pastikan untuk mengonsumsi air minimal delapan gelas setiap harinya. Kamu dapat mencicilnya dari setelah berbuka puasa hingga sahur. Minum dua gelas air putih saat berbuka, empat gelas saat makan malam hingga menjelang tidur, dan dua gelas saat sahur.

Olahraga Ringan

Kamu juga tidak bisa meninggalkan olahraga begitu saja saat berpuasa. Namun, jangan memaksakan diri untuk berolahraga selama berpuasa, jika memang tidak kuat. Kamu tetap dapat beraktivitas fisik dengan durasi yang lebih singkat dari biasanya, misalnya 30 menit saja.

Pilihlah jenis olahraga yang lebih ringan agar tidak terlalu menguras energi, seperti jogging kecil, yoga, bersepeda, dan berenang. Kamu dapat melakukannya 30–60 menit menjelang berbuka puasa.

Kurangi Makanan dengan Minyak Berlebih

Pemilihan makanan sangat penting dalam cara menjaga stamina saat puasa ini. Kadar minyak dalam makanan yang masuk ke dalam tubuh bisa membuat sel darah merah menggumpal dan terhambat.

Inilah yang menyebabkan aliran oksigen ke dalam tubuh menjadi berkurang hingga 20 persen. Akibatnya kamu akan mudah mengantuk pada siang hari saat berpuasa.

Konsumsi Sayur dan Buah

Cara menjaga stamina saat puasa berikutnya adalah dengan mengonsumsi sayur dan buah. Demi kelancaran berpuasa, asupan sayur dan buah selama berbuka dan sahur harus tetap terjaga.

Selain tinggi kadar air, sayur dan buah juga kaya antioksidan yang mampu memelihara stamina. Variasikan juga jenis sayur dan buahnya agar tubuh mendapatkan nutrisi yang lengkap.

Makan Kurma

Kurma sangat identik dengan takjil. Ada banyak alasan mengapa buah ini bagus untuk kesehatan. Selain berserat, kurma juga menyimpan berbagai macam vitamin yang berguna untuk tubuh.

Cara menjaga stamina saat puasa dengan kurma ini dapat dikonsumsi kapan pun, baik sebagai hidangan awal berbuka atau makanan penutup sahur.

Multivitamin

Multivitamin dapat menjadi pilihan bagi kamu yang ingin menjaga stamina tubuh selama berpuasa, apalagi jika kegiatan harian cukup padat. Dengan rutin mengonsumsi multivitamin, tubuh pun akan terhindar dari penyakit, lebih segar, dan mampu beraktivitas dengan baik.

 

 

Cc:www.liputan6.com

7 Manfaat Senam Lantai untuk Kesehatan Tubuh Anak

Manfaat senam lantai untuk anak dapat menjaga kesehatan tubuhnya. Selain itu, fungsi senam lantai bagi anak dapat memberikan kekuatan pada tubuh dan juga baik untuk perkembangan anak dalam kehidupan bermasyarakat.

Salah satu cabang dari olahraga senam ini dilakukan di atas permukaan lantai dengan menggunakan alas berupa sebuah matras. Gerakannya bisa dilakukan di mana saja, baik di dalam maupun di luar ruangan.

Manfaat senam lantai untuk anak tentunya harus diikuti dengan penerapan gerakan yang benar. Hal ini karena gerakan dalam senam lantai ini menuntut kekuatan tangan dan kaki, sekaligus koordinasi otot-otot tubuh dan persendiannya.

Oleh karena itu, perlu memperhatikan cara melakukannya yang benar. Macam-macam gerakan senam lantai yang bisa diterapkan oleh anak-anak adalah Sikap Lilin, Kayang, Roll Depan, Roll Belakang, Headstand, hingga Handstand.

Menguatkan Tulang dan Otot

Tulang Menjadi Kuat dan Sehat

Manfaat senam lantai yang pertama adalah bisa melatih kekuatan otot inti tubuh untuk menahan beban tubuh sendiri. Kamu bisa melakukan secara rutin gerakan senam lantai ini untuk bisa merasakan manfaatnya untuk kekuatan tulang.

Di usia yang masih muda, kepadatan tulang seseorang sedang terbentuk hingga kapasitas maksimalnya. Dengan membangun tulang yang kuat dan sehat sejak dini bisa membantu mengurangi risiko terkena osteoporosis di hari tua nanti.

Bantu Tingkatkan Kekuatan Otot

Pada gerakan senam lantai melibatkan hampir seluruh otot tubuh. Misalnya menggunakan kaki dan lengan saat kamu push-up atau sit-up, otot dada dan tulang belakang saat melakukan roll depan, dan otot inti tubuh serta otot paha saat kamu menahan sikap lilin, kayang, atau handstand.

Selain itu, berbagai gerakan senam juga kerap melatih otot bokong dan betis selama kamu menahan beban tubuh di satu posisi dalam waktu yang cukup lama.

Meningkatkan Kelenturan dan Mencegah Risiko Penyakit

Meningkatkan Kelenturan Tubuh

Manfaat senam lantai untuk anak berikutnya adalah meningkatkan kelenturan tubuh. Mempelajari gerakan senam dengan benar dan berlatih rutin membuat tubuh anak lebih lentur dan fleksibel sehingga terhindar dari risiko cedera, nyeri, atau gampang kelelahan.

Apabila tubuh lentur dan mudah bergerak mengikuti gerakan senam, tubuh pun juga jauh dari risiko cedera.

Mencegah Risiko Penyakit Tertentu

Menjaga tubuh agar tetap sehat dan segar dengan berolahraga bisa membantu kamu untuk menurunkan risiko terkena serangan penyakit serius. Nah, dengan melakukan senam lantai ini secara tidak langsung kamu bisa membakar kalori dan menjaga kesehatan jantung serta paru-paru.

Dalam menerapkan macam-macam gerakan senam lantai ini, kamu harus senantiasa berhati-hati untuk menghindari risiko cedera. Selain itu, manfaat kesehatan tersebut tentunya tidak bisa kamu dapatkan jika tidak diimbangi dengan nutrisi yang sehat.

Mencukupi Kebutuhan Olahraga Harian, Belajar Sosialisasi, dan Belajar Disiplin

Mencukupi Kebutuhan Olahraga Harian

Manfaat senam lantai untuk anak berikutnya adalah untuk mencukupi kebutuhan olahraga harian. The American Heart Association merekomendasikan anak-anak untuk olahraga atau beraktivitas fisik selama 60 menit per hari.

Sedangkan orang dewasa  atau yang berusia 18 tahun ke atas harus berolahraga selama 30 menit sehari, dan sebanyak 5 hari dalam satu minggu.

Jika kamu tidak suka berkeringat dan lebih memilih untuk menghabiskan waktu di rumah sendiri, rutin senam lantai bisa jadi alternatif yang baik untuk tetap mencukupi kebutuhan aktivitas fisik harian.

Belajar Sosialisasi Sejak Dini

Manfaat senam lantai untuk anak juga sangat baik untuk perkembangannya dalam masyarakat. Hal ini berkaitan dengan senam lantai yang biasanya dilakukan bersama-sama dengan teman sebaya si anak.

Menurut Gymnastics Academy of Boston senam juga memberi anak-anak kesempatan untuk belajar tentang keterampilan sosial seperti mendengarkan, mengikuti arahan, mengerti arti bergantian atau bergiliran, melatih untuk tahu kapan harus bersikap diam atau aktif, dan belajar menghormati orang lain.

Mengikuti kelas senam reguler dapat memberi anak-anak kesempatan untuk berkomunikasi dengan orang seusia mereka, bekerja dalam tim, dan bahkan berlatih bagaimana bicara dengan orang dewasa (pelatih senam). Anak-anak juga dapat bersenang-senang, bertemu teman baru, dan belajar mandiri saat melakukan senam lantai.

Belajar Disiplin

Gerakan senam lantai ini membutuhkan konsentrasi dan komitmen yang tinggi. Hal ini berkaitan dengan manfaat senam lantai untuk anak berikutnya. Tak jarang, dalam pelajaran senam, anak-anak harus melatih konsentrasi dan bekerja keras untuk bisa mendapatkan gerakan yang benar.

Aturan dan kode perilaku dalam senam membantu anak-anak belajar pentingnya aturan untuk keselamatan, dan mengajarkan rasa hormat kepada orang lain.

Itulah beberapa manfaat senam lantai untuk kesehatan tubuh anak yang perlu diketahui. Ajarkan anak secara rutin untuk berolahraga sehingga selalu terjaga kesehatannnya.

 

 

Cc : hot.liputan6.com

5 Latihan untuk Paha Kencang di Rumah, Berhasil dalam Minimal 1 Bulan

Lelah dengan paha yang terlalu besar bak gedebok pisang? Apakah kamu lelah dengan berbagai omongan dan kesusahan yang harus kamu dengar dan alami akibat memiliki paha dan betis yang oversize.Lelah dengan paha yang terlalu besar bak gedebok pisang? Apakah kamu lelah dengan berbagai omongan dan kesusahan yang harus kamu dengar dan alami akibat memiliki paha dan betis yang oversize.

Kamu sudah daftar jadi member klub kebugaran? Itu sudah langkah yang bagus. Tetapi, di masa yang sedang sukar seperti saat ini, di mana Jakarta menjadi titik penyebaran virus corona baru (SARS-CoV-2) yang menyebabkan COVID-19, pergi nge-gym bukanlah keputusan yang bijak, yang malah akan membahayakan dirimu dan orang sekitarmu.

Pertanyaannya, apakah kamu bisa merampingkan sekaligus mengencangkan pahamu di rumah?

“Bisa dong!”

Jadi, saat masa karantina dan #StayHome sudah selesai, kamu bisa memamerkan paha ramping nan kencang yang membuat semua mata tertuju padamu. Kuncinya hanya satu: KONSISTENSI.

Berikut adalah 5 latihan rumahan yang bisa kamu terapkan untuk mewujudkannya.

1. Single-Leg Circle

Latihan mudah pertama yang dapat kamu lakukan untuk mengencangkan paha adalah “single-leg circle“. Dari namanya pun, kamu sudah dapat gambarannya, kan? Bagi kamu yang ikut kelas pilates, kamu pasti sudah hapal betul dengan latihan satu ini.

Efektif untuk mengurangi lemak paha bagian atas, ini langkah-langkahnya:

  • Berbaring telentang dengan kedua lengan di sisi badan, dan pastikan telapak tangan menyentuh alas.
  • Naikkan satu kaki ke atas dan buat gerakan melingkar searah jarum jam. Perhatian, jangan curang dengan mengangkat pinggul atau tangan.
  • Lakukan hingga lima putaran, lalu putar melawan arah jarum jam dengan jumlah putaran yang sama. Jika sudah, lakukan dengan kaki yang berlawanan.
  • Lakukan latihan ini sebanyak 4 set untuk masing-masing kaki

2. Squat

Latihan kedua yang cukup mudah dan umum untuk dilakukan adalah squat. Tanpa disadari, bukan hanya memperkuat pinggang, punggung, dan bokong, squat dapat membantumu menghasilkan paha yang indah! Squat sangat efektif untuk menghancurkan lemak di paha bagian dalam.

Kami yakin kamu sudah tahu langkah-langkah squat yang benar… Kamu lupa atau ragu dengan squat-mu? Tidak apa-apa. Yuk, ikuti langkah-langkah ini agar yakin:

  • Pastikan kaki dan bahumu sejajar.
  • Rentangkan kedua lenganmu ke depan, maka akan terlihat sudah sejajar atau belum. Atau, kamu juga bisa meletakkan tanganmu di belakang kepala.
  • Tekuk lututmu dan turunkan bokong serta pinggangmu serendah mungkin (tapi, jangan terlalu rendah sampai tidak bisa bangun). Usahakan dada tetap busung dan punggung tetap tegak!
  • Dengan bertumpu pada tumitmu, dorong tubuh ke posisi semula.
  • Lakukan 10 kali dalam 2 – 3 set.

3. Lunges

Untuk mendapatkan betis berisi dan paha yang ramping, kamu juga harus pertimbangkan lunges ke dalam program latihan rumahmu. Sama seperti single-leg circlelunges dapat membantumu menghancurkan lemak paha bagian atas, sambil membentuk bagian tubuh yang lain.

Agar maksimal, inilah langkah-langkah lunges yang baik dan benar:

  • Dari posisi berdiri tegak, ambil langkah yang cukup lebar dan turunkan tubuhmu hingga lutut menekuk.
  • Tahan posisi tersebut hingga 3 – 5 detik, lalu kembali ke posisi semula.
  • Lakukan gerakan yang sama dengan kaki yang berbeda.
  • Lakukan 10 kali dalam 2 – 3 set.

4. Plie

Latihan satu ini sering dilakukan oleh para penari balet, yaitu plie. Kalau kamu ingin pahamu ramping seperti para penari balet, plie sangat direkomendasikan. Kenapa? Latihan ini benar-benar menggunakan seluruh otot pada kakimu, terlebih pada bagian paha.

Siap untuk menjadi balerina memiliki paha ideal? Ikuti langkah-langkah plie berikut ini:

  • Berdiri dan bukalah kakimu lebih lebar sedikit dari bahu.
  • Posisikan pergelangan dan jari kaki mengarah ke luar.
  • Letakkan tangan ke pinggang agar kamu tidak kehilangan keseimbangan.
  • Tekuk lututmu dan turunkan bokongmu. Usahakan lutut tidak mendahului jari kaki.
  • Tahan posisi tersebut beberapa saat, lalu kembali ke posisi semula secara perlahan.
  • Lakukan gerakan ini selama 40 – 60 detik.

5. Crescent Kick

Latihan terakhir untuk pahamu adalah crescent kick. Sama seperti squatcrescent kick membakar lemak paha bagian dalam. Berbeda dengan plie yang terinspirasi dari tarian, crescent kick terinspirasi dari bela diri Tae Kwon Do.

Jadi, sambil mengecilkan paha, kamu juga bisa melindungi diri dari copet atau orang jahat! Karena cukup sulit, ikuti langkah-langkah ini sambil melihat gambar, ya!

  • Berdiri dan buka kakimu selebar pinggul.
  • Lemaskan badan dan posisikan lenganmu dalam posisi bertahan (lihat pada gambar).
  • Langkahkan satu kaki ke depan, lalu naikkan kaki yang berlawanan ke depan dan buat gerakan melingkar. Contoh, jika yang kamu maju dengan kaki kiri dan mengangkat kaki kanan, maka buat gerakan sapuan melingkar dari sisi kiri ke kanan dan sebaliknya.
  • Ulangi langkah ke-2 dengan kaki yang berlawanan. Itu satu repetisi.
  • Lakukan sebanyak 10 repetisi dalam 2 – 3 set.

Itulah latihan-latihan ringan yang dapat kamu lakukan di rumah untuk mendapatkan paha yang ramping dan kencang.

Tentunya, latihan-latihan ini juga harus dibarengi dengan pola makan yang benar. Kamu pun juga harus benar-benar konsisten melakukan ini untuk melihat hasilnya.

“Siap untuk mulai besok?”

 

 

Cc : www.idntimes.com

Sehat dengan Olahraga

Kesehatan adalah kondisi stabil fungsi fisiologis tanpa merasakan gangguan berupa sakit. Setiap orang mempunyai harapan untuk sehat. Terkadang berpikir sehat itu mahal.

Ketika kita sudah sakit perlu berobat ke dokter yang memerlukan biaya yang cukup mahal. Pencegahan adalah salah satu strategi untuk menjaga kesehatan, bukan dengan obat dalam bentuk tablet atau cairan tapi dalam bentuk aktifitas fisik dan olahraga.

Aktifitas fisik merupakan aktifitas dinamis. Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan hidup tanpa ada aturan tertentu dalam melakukan setiap pergerakannya. Aktifitas fisik ini menimbulkan pengeluaran energi dan memberi manfaat untuk kesehatan.

Intensitas aktifitas fisik hanya dari rendah-sedang. Intensitas ini menggambarkan usaha selama aktifitas fisik dari rendah-sedang dapat diartikan sebagai aktifitas fisik yang mempunyai batasan sampai tidak merasakan lelah yang sangat berat.

Contoh aktifitas fisik seperti berjalan, berkebun, bertani, naik tangga dan aktifitas lainnya yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Olahraga merupakan jenis aktifitas fisik yang mempunyai aturan khusus dalam melakukan aktifitasnya. Aturan khusus olahraga mempunyai fungsi untuk  menentukan tingkatan rendah atau tingginya aktifitas olahraga.

Aturan tersebut adalah intensitas, frekuensi dan volume latihan/olahraga. Ketiga hal tersebut merupakan faktor penentu pemberian dosis olahraga. Olahraga memberi manfaat bagi kesehatan baik untuk meningkatkan kebugaran jasmani atau memelihara kesehatan. Contoh olahraga adalah jogging, bersepeda, berenang, jalan kaki dan lain sebagainya.

Penyakit kronik seperti serangan jantung, diabetes, tekanan darah tinggi dan osteoporosis dapat dicegah melalui aktifitas olahraga. Selain itu, olahraga juga dapat bermanfaat untuk kesehatan tulang, otot dan sendi.

Manfaat lainnya, olahraga dapat menurunkan tingkat depresi, kecemasan dan meningkatkan mood. Manfaat tersebut dapat didapatkan dengan berolahraga dengan tingkatan moderate physical activity (aktifitas olahraga dengan intensitas sedang 55-69 persen dari denyut nadi maksimal).

Pola hidup sehat

Menurut Centers for Desease Control and Prevention untuk melakukan pola hidup sehat dengan olahraga cukup melakukan empat hal. Keempat hal tersebut adalah

1. Lakukan aktifitas fisik selama 30 menit setiap harinya

Aktifitas fisik yang dimaksud tidak harus dengan berolahraga tetapi dengan berjalan kaki menuju kantor, naik tangga ataupun melakukan aktifitas gerak lainnya yang terpenting bersifat dinamis.

2. Jangan merokok

Merokok dapat menyebabkan kualitas organ-organ penting terganggu seperti paru-paru, otak dan jantung hal ini untuk meminimalisir terganggunya organ vital tersebut maka menghindari rokok menjadi solusi terbaik untuk menjaganya.

3. Konsumsi makanan sehat

Makanan sehat merupakan faktor penting untuk mensuplai energi dan pembentukan sel-sel serta mebantu kinerja fisiologis agar bejalan dengan baik. Makanan sehat yang harus dikonsumsi seperti mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran secukupnya, makanan produk biji-bijian, kurangi mengkonsumsi daging.

4. Pelihara BMI (body mass index) dengan jumlah kurang dari 30.

BMI dapat dijadikan sebagai indikator pengontrolan berat badan proposional. Cara menhitung BMI menggunakan rumus BMI = Berat Badan / (Tinggi Badan * Tinggi Badan). Selain itu BMI mempunyai data normative penilaian sesuai dengan hasil perhitungan yang didapatkan.

Nilai BMI normal untuk laki laki berada di interval 17-23 jika lebih dari nilai tersebut dapat dikatakan kegemukan dan jika kurang dari nilai tersebut dapat dikatakan kurus. Sedangkan untuk perempuan nilai normal berada diinterval 18-25.

Oleh karena itu, pencegahan dengan olahraga menjadi solusi terbaik agar terhindar dari penyakit. mari kita sama-sama membiasakn diri untuk melakukan pola hidup sehat dengan penuh kedisiplinan agar kondisi tubuh sehat tidak menggangu produktifitas kerja. Mencegah lebih baik darpada mengobati.

 

 

 

Cc : www.republika.co.id