Mengenal Penyebab Sakit Kepala Saat Haid dengan Cara Mengatasinya

Tak hanya lemas dan kram perut, sakit kepala juga menjadi salah satu keluhan yang dapat terjadi ketika menstruasi. Selain harus berhadapan dengan gejala-gejala menstruasi lainnya, sakit kepala saat haid bisa menambah ketidaknyamanan Anda dan mengganggu aktivitas.

Oleh sebab itu, banyak wanita yang malas bergerak dan hanya ingin rebahan di tempat tidur saja ketika datang bulan. Untuk mengatasi masalah sakit kepala saat haid ini, mari kenali terlebih dahulu penyebabnya.

Penyebab sakit kepala saat haid

Sakit kepala saat haid umumnya disebabkan oleh perubahan kadar hormon yang terjadi ketika seseorang datang bulan. Sakit kepala jenis ini bisa muncul sebelum, selama, atau setelah siklus menstruasi. Namun, pada umumnya, sakit kepala ini terjadi pada 2 hari sebelum hingga 3 hari setelah haid.

Di pertengahan siklus menstruasi , terjadi peningkatan hormon estrogen dan progesteron. Akan tetapi, setelah ovulasi, kedua hormon tersebut menurun. Bahkan berada di titik terendah tepat sebelum Anda haid. Penurunan inilah yang membuat sebagian wanita mengalami sakit kepala saat haid.

Selain perubahan hormon, banyaknya darah yang keluar saat haid juga dapat memicu sakit kepala. Ketika kehilangan banyak darah, Anda dapat mengalami kekurangan zat besi. Kadar zat besi yang rendah inilah yang menyebabkan timbulnya sakit kepala saat haid. Sakit kepala saat haid umumnya dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:

  • Sakit kepala hormonal

Sakit kepala hormonal bisa menyebabkan nyeri kepala yang ringan hingga sedang. Rasa nyeri yang timbul biasanya disertai dengan sensasi berdenyut di kepala. Sakit kepala jenis ini dapat terasa tidak nyaman, tapi umumnya tak terlalu mengganggu rutinitas sehari-sehari.

  • Migrain

migrain yang dapat menyebabkan denyutan hebat di satu sisi kepala. Penyakit ini juga bisa membuat Anda sensitif terhadap cahaya dan suara, mual, hingga muntah sehingga sulit bekerja atau berpikir. Sakit kepala jenis ini diperkirakan terjadi pada sekitar 60 persen wanita hamil.

Selain sakit kepala, Anda juga mungkin merasakan gejala menstruasi lainnya, seperti kelelahan, nyeri sendi atau otot, sembelit, mengidam, dan berubahnya suasana hati.

Cara mengatasi sakit kepala saat haid

Untuk mengatasi sakit kepala saat haid, pengobatan akan dilakukan tergantung pada tingkat keparahannya. Terdapat beberapa hal yang bisa Anda lakukan menghilangkan sakit kepala tersebut, di antaranya:

  • Meletakkan kompres es

Meletakkan kompres es di area kepala dan leher dapat membantu meringankan sakit kepala yang Anda rasakan. Balutlah sebungkus kantong es dengan kain atau handuk, lalu letakkan di dahi atau leher tiap 10 menit.

  • Melakukan relaksasi

Melakukan relaksasi, seperti yoga, meditasi, dan latihan pernapasan dalam, dapat melemaskan otot-otot, mengurangi ketegangan, hingga meredakan sakit kepala. Hal ini juga dapat membantu Anda mengontrol detak jantung dan tekanan darah.

  • Akupuntur

akupuntur dilakukan dengan memasukkan jarum kecil ke berbagai titik tekanan di seluruh tubuh. Teknik ini dapat merangsang pelepasan hormon endorfin yang dapat membantu mengatasi stres dan meredakan rasa sakit, termasuk sakit kepala.

  • Beristirahat dengan cukup

Tidak mendapat istirahat dengan cukup dapat memperburuk sakit kepala saat haid yang Anda rasakan. Oleh sebab itu, usahakan untuk beristirahat dengan cukup seperti tidur malam setidaknya 7-9 jam. Buatlah kamar tidur senyaman mungkin agar Anda dapat tidur dengan nyenyak.

  • Mengurangi konsumsi garam

Faktanya, konsumsi garam terlalu banyak dapat meningkatkan tekanan darah sehingga memicu sakit kepala. Oleh sebab itu, batasilah jumlah garam yang dikonsumsi sekitar waktu menstruasi Anda.

  • Mengonsumsi suplemen magnesium

Mengonsumsi suplemen magnesium dapat membantu meringankan sakit kepala yang Anda rasakan. Akan tetapi, suplemen ini juga bisa memicu terjadinya diare. Oleh sebab itu, konsultasikan pada dokter sebelum Anda menggunakannya.

  • Melakukan terapi pijat

Terapi pijat dapat meningkatkan relaksasi otot dan mengurangi ketegangan di leher, bahu, serta punggung. Selain itu, hal ini juga dapat membantu mengurangi keparahan dan frekuensi sakit kepala yang Anda rasakan.

  • Mengonsumsi obat pereda nyeri

Mengonsumsi obat pereda rasa nyeri, seperti ibuprofen, aspirin , atau asetaminofen, umumnya dapat meredakan sakit kepala saat haid, bahkan juga kram perut yang terjadi karena menstruasi. Anda dapat membeli obat tersebut di apotek atau mendapat resep dari dokter.

Jika sakit kepala saat haid yang Anda rasakan tak kunjung hilang atau bahkan semakin memburuk dari hari ke hari, sebaiknya segera periksakan diri Anda pada dokter. Dokter akan mencari tahu penyebabnya dan menentukan penanganan yang tepat untuk mengatasi keluhan Anda.

 

Cc : https://www.sehatq.com

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × one =