Pola Makan untuk Diet Sehat

Selamat datang di TEAM ELITE. Hari ini kita akan membahas tentang Pola Makan untuk Diet Sehat.

Pola makan untuk diet yang sehat tidak hanya membantu menjaga kesehatan dan mengurangi risiko penyakit berbahaya, seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2 dan berbagai jenis kanker. Cara diet yang benar bisa juga membantu Anda mencapai atau menjaga berat badan ideal sekaligus menutrisi tubuh.

Jika Anda sedang atau akan melakukan diet, langkah berikut dapat dijadikan panduan awal memulai pola makan untuk diet yang sehat :

Mencari Tahu AKG Harian yang Dianjurkan

Membangun pola makan untuk diet sehat berarti memilih jenis makanan yang bernutrisi bagi tubuh dan mengonsumsinya secara rutin, serta sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian. AKG harian ditentukan berdasarkan usia, jenis kelamin, tinggi dan berat badan, serta seberapa aktif tubuh Anda beraktivitas.

Mencari tahu AKG harian yang dianjurkan, perlu dilakukan sebelum memulai diet sehat. Setelah mendapatkan AKG, Anda akan diberikan pilihan kelompok makanan berikut jumlah porsi yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Memilih Pola Makan untuk Diet yang Padat Nutrisi

Setelah mengetahui AKG harian yang dibutuhkan oleh tubuh, langkah selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah memastikan Anda memilih pola makan yang padat akan nutrisi dan mengonsumsinya sesuai dengan jumlah yang dianjurkan.

Misal, Anda membutuhkan 2.200 kalori setiap harinya. Maka untuk memenuhi AKG tersebut, pola makan dan jenis makanan yang dapat direkomendasikan adalah protein sebanyak 170 gram, biji-bijian sebanyak 200 gram, dua porsi buah-buahan, tiga porsi sayuran, dan tiga porsi produk susu. Pastikan Anda memiliki protein, biji-bijian, produk susu (dairy), sayur, dan buah-buahan dalam menu makanan harian untuk mendapatkan berbagai jenis nutrisi yang dibutuhkan untuk kesehatan tubuh.

Anda kemudian dapat mengatur perbandingan masing-masing jenis makanan sesuai dengan selera pribadi, anggaran, juga aspek sosial-budaya di lingkungan sekitar Anda. Misalnya untuk makanan jenis biji-bijian, nasi bisa digantikan dengan pasta, sereal, atau roti wholegrain agar tidak bosan.  Anda bisa melihat informasi kandungan nutrisi yang tertera pada kemasan produk untuk mengetahui berapa jumlah kalori yang dimilikinya.

Membatasi Asupan Garam, Gula, dan Lemak Jenuh

Berikut adalah batas asupan untuk garam, gula, dan lemak jenuh yang disarankan.

  • Garam
    Garam meja atau garam yang terkandung pada makanan dalam kemasan atau makanan yang disajikan di restoran mengandung sodium. Kadar sodium tidak dianjurkan dikonsumsi lebih dari 2300 miligram (2,3 gram) per hari untuk orang dewasa dan anak berusia 14 tahun ke atas. Jika memiliki tekanan darah tinggi atau penyakit jantung, batas sodium yang disarankan adalah 1500 miligram per hari atau setara dengan 2/3 sendok teh garam.
  • Gula
    Sirup atau pemanis tambahan yang umumnya ditambahkan pada makanan atau minuman, tidak disarankan untuk dikonsumsi lebih dari 10 persen jumlah kalori total AKG harian. Lebih baik mengonsumsi air putih dibanding minuman manis. Batasi juga konsumsi makanan manis, seperti kue, permen, dan brownies.
  • Lemak Jenuh
    Makanan dengan kandungan lemak jenuh yang tinggi, seperti keju, sosis, iga sapi, kulit ayam, dan daging olahan, tidak disarankan melebihi 10 persen dari jumlah kalori total AKG harian Anda. Pilihlah makanan yang mengandung lemak tak jenuh, seperti alpukat.

Menyiasati Waktu Camilan

Dengan memiliki pola makan untuk diet yang terdiri dari berbagai jenis makanan bernutrisi, Anda mungkin tidak perlu harus menghindari camilan kesukaan Anda. Kuncinya adalah mengonsumsinya dalam jumlah atau porsi yang lebih kecil.

Trik untuk kebiasaan “ngemil” yang bisa Anda lakukan adalah tidak mengonsumsinya langsung dari kemasan, melainkan ditempatkan pada piring makan agar Anda bisa memegang kendali jumlah dan jenis camilan yang dikonsumsi.

Ingat untuk selalu menyeimbangkan jenis makanan yang masuk ke dalam tubuh Anda dan pastikan Anda tetap mengonsumsi makanan dengan kandungan vitamin dan mineral, serta nutrisi lain yang diperlukan tubuh. Makanan yang sehat dan kaya nutrisi akan membuat Anda kenyang lebih lama dan mengurangi “ngidam”.

Jangan Melewatkan Waktu Makan

Menunda atau melewatkan waktu makan berpengaruh pada rendahnya asupan mikronutrisi yang dibutuhkan tubuh, khususnya waktu sarapan. Melewatkan waktu sarapan dikaitkan dengan berkurangnya asupan kalsium, vitamin C, folat, vitamin A, dan magnesium.

Anda bisa mengakalinya dengan merencanakan waktu makan bersama keluarga. Dengan cara ini Anda tidak akan melewatkan waktu makan, sekaligus tetap fokus pada pola makan dan kebiasaan makan yang sehat. Selain kekurangan asupan nutrisi, melewatkan waktu makan dan mengabaikan rasa lapar yang datang juga bisa memicu Anda mengonsumsi makanan yang kurang sehat atau justru makan terlalu banyak.

Memulai kebiasaan yang sehat memang membutuhkan waktu, komitmen, dan kesabaran. Anda harus terus mengingatkan diri akan alasan dan tujuan yang membuat Anda melakukan diet atau perubahan dalam pola makan.

Pola makan untuk diet sehat tentunya harus dibarengi dengan perubahan kebiasaan makan. Beberapa kebiasaan makan, seperti makan terlalu cepat, makan hingga ludes, makan ketika tidak lapar, atau makan sambil berdiri, dapat berujung pada kebiasaan makan berlebih dan berat badan berlebih. Dan jangan lupa untuk meluangkan waktu berolahraga setidaknya 30 menit sehari.

Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini dan semoga bermanfaat bagi anda.

 

Cr: Alodokter

Manfaat Pepaya Bagi Kesehatan

Selamat datang di TEAM ELITE. Hari ini kita akan membahas tentang manfaat buah Pepaya bagi kesehatan tubuh kita.

Pepaya mengandung banyak sekali nutrisi, bahkan sangat kaya akan vitamin C. Satu buah pepaya setidaknya mengandung 235 mg vitamin C . Jumlah tersebut 2-3 kali lebih banyak dari rekomendasi harian yang disarankan. Tidak hanya itu, pepaya juga mengandung nutrisi lainnya yang dibutuhkan oleh tubuh, yaitu vitamin A, vitamin B1, B3, B5, vitamin E, vitamin K, likopen, serat, kalsium, potasium, folat, dan magnesium. Dengan segudang nutrisi tersebut, pepaya memberikan begitu banyak manfaat bagi kesehatan.

Ragam Manfaat Pepaya

Sebagian orang mungkin mengenal pepaya sebagai buah yang dapat memperlancar pencernaan. Tapi sebenarnya ada beragam manfaat pepaya bagi kesehatan dan kecantikan yang perlu Anda ketahui:

  • Menyehatkan mata. Pepaya mengandung vitamin A yang baik untuk mata. Vitamin A dibutuhkan untuk kesehatan kornea dan menghasilkan kelembapan yang cukup agar mata selalu terlumasi dengan baik.
  • Menyehatkan rambut dan kuku. Pepaya kaya akan vitamin dan mineral yang membantu meningkatkan pertumbuhan rambut dan kuku. Buah berwarna oranye ini bahkan bisa dijadikan masker rambut untuk menyuburkan rambut.
  • Menyembuhkan kulit yang terbakar sinar matahari. Pepaya mengandung zat yang bernama likopen. Menurut penelitian, mengonsumsi likopen dapat memelihara kesehatan kulit karena aktivitas antioksidan dari zat ini berperan dalam menangkal kerusakan sel akibat radikal bebas.
  • Memperlancar pencernaan. Tahukah Anda kenapa pepaya terkenal dapat melancarkan pencernaan? Hal ini karena pepaya mengandung enzim papain yang membuat protein lebih mudah dicerna. Menurut penelitian, mengonsumsi pepaya selama 40 hari diduga dapat menyembuhkan konstipasi dan perut kembung.
  • Kesehatan jantung. Pepaya yang mengandung vitamin C dan likopen bisa menjadi salah satu makanan yang membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Selain itu, antioksidan dalam pepaya juga dapat meningkatkan efek kolesterol baik (HDL) yang ada di dalam tubuh.
  • Mengurangi risiko kanker. Pepaya mengandung antioksidan likopen yang mampu mengurangi radikal bebas penyebab kanker.
  • Antipenuaan. Berbagai nutrisi dalam pepaya mampu membuat kulit tetap sehat dan terlihat muda. Misalnya enzim papain yang membantu melembutkan dan merevitalisasi kulit, serta vitamin A dan C yang membantu mengurangi kerutan dan memudarkan bintik-bintik hitam. Tak hanya itu, vitamin C juga berguna membantu tubuh memproduksi kolagen yang dapat mengurangi keriput.
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Vitamin A, C, dan E dalam pepaya bisa membantu menguatkan sistem kekebalan tubuh. Hasilnya, kita pun terhindar dari penyakit infeksi, seperti pilek dan flu.

Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini dan semoga bermanfaat bagi anda.

 

Cr: Alodokter

Manfaat Kentang dalam Mengendalikan Berat Badan

Selamat datang di TEAM ELITE. Hari ini kita akan membahas tentang Manfaat Kentang dalam Mengendalikan Berat Badan dan Kandungan Gizi dalam Kentang.

Konsumsi kentang dua kali sehari tidak akan menyebabkan pertambahan berat badan, bahkan justru dapat menurunkan tekanan darah. Hanya saja, proses pengolahan dan bahan tambahan kentang saat penyajian harus diperhatikan. Kentang seharusnya tidak digoreng ataupun ditambahkan terlalu banyak garam atau mayones dan krim keju.

Mengendalikan Berat Badan

Kentang yang tergolong dalam makanan mengandung zat pati, kini semakin banyak dihindari oleh pelaku diet rendah karbo dan rendah indeks glikemik. Padahal, kentang mengandung beragam kandungan vitamin, mineral dan zat-zat bermanfaat lainnya. Kandungan tersebut berguna sebagai pertahanan tubuh dalam melawan penyakit dan berperan pada kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk untuk mengendalikan berat badan.

Manfaat kentang dalam mengendalikan berat badan adalah karena beberapa alasan berikut ini:

  • Membatasi selera makan dan memasok serat
    Faktor penting untuk menurunkan dan mengelola berat badan adalah serat pangan. Dalam saluran pencernaan, serat tersebut akan berfungsi sebagai pengganjal yang dapat membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.
  • Melancarkan sistem pencernaan
    Meskipun kandungan serat di dalam kentang tidak tinggi, tapi serat yang terkandung di dalam kentang dapat membantu memperlancar pembuangan dari sistem pencernaan dan mencegah sembelit.
  • Memecah nutrisi menjadi energi
    Manfaat kentang juga didapat dari kandungan vitamin B6 yang tinggi. Vitamin B6 berfungsi memecah karbohidrat dan protein menjadi glukosa dan asam amino, sebagai bahan bakar atau sumber energi bagi tubuh.

Kandungan Nutrisi dan Cara Mengolah

Apa saja kandungan nutrisi kentang? Satu buah kentang berukuran 100 gram mengandung sekitar 87 kalori, 20,1 gram karbohidrat, 1,9 gram protein, 0,1 gram lemak, 1,8 gram serat pangan, dan sama sekali tidak mengandung kolesterol.

Selain itu, kentang ukuran tersebut juga mampu memenuhi 2 persen kebutuhan kalsium per hari, 51 persen vitamin C, 9 persen zat besi, 30 persen vitamin B6, 12 persen magnesium dan 25 persen kebutuhan kalium. Mineral lain seperti fosfor, niasin, kolin dan zinc juga terdapat dalam kentang.

Kandungan garam pada kentang sebenarnya hanya sekitar 13 gram atau tidak lebih dari 1 persen asupan garam harian yang dianjurkan. Hanya saja, produk kentang yang sudah diolah, terutama kentang goreng atau makanan ringan, kandungan garamnya jauh lebih tinggi.

Yang juga perlu diketahui, nutrisi kentang terutama terkandung dalam kulitnya sehingga hindari mengupas kulit saat mengolahnya.

Salah satu proses pengolahan kentang yang baik yaitu dengan cara memanggang. Kentang dapat dipanggang di dalam oven hingga berubah warna menjadi coklat dan garing.

Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini dan semoga bermanfaat bagi anda.

 

Cr: Alodokter

 

 

Lari Pagi atau Lari Sore

Selamat datang di TEAM ELITE, Hari ini kita akan membahas tentang apa saja manfaat lari sore bagi kesehatan. Adakah perbedaan dengan manfaat yang didapatkan dari lari pagi atau malam hari?

Lari sore, pagi, atau malam memang bisa memengaruhi suasana perasaan Anda ketika sedang melakukannya. Namun, adakah perbedaan manfaat lari bagi kesehatan, bila dilakukan di waktu yang berbeda?

Manfaat Lari Sore :

Olahraga lari menyimpan banyak manfaat, seperti menguatkan otot dan tulang, membakar kalori, menyehatkan jantung, dan menjaga berat badan. Waktu olahraga yang terbaik adalah ketika Anda benar-benar melakukannya secara konsisten, sehingga aktivitas tersebut menjadi kebiasaan atau bagian dari rutinitas harian Anda. Tidak hanya soal waktu, faktor lain juga akan turut berpengaruh pada konsistensi Anda berolahraga, seperti lokasi, jenis olahraga, dan dengan siapa Anda melakukannya.

Namun, terdapat satu penelitian yang mengatakan bahwa performa tubuh Anda akan meningkat di sore hari, yaitu pada pukul 2 hingga 6 petang. Pada rentang waktu ini, tubuh Anda berada pada puncak performanya, sehingga aktivitas olahraga yang Anda lakukan pun akan lebih efektif.

Selain itu, kemampuan penyerapan oksigen juga lebih tinggi kala petang. Dengan demikian, Anda akan memiliki reaksi yang lebih cepat serta lebih fokus, khususnya ketika melakukan olahraga berintensitas tinggi. Pada sore hari, detak jantung dan tekanan darah Anda juga akan lebih rendah, sehingga mengurangi risiko terjadinya cedera ketika performa tubuh meningkat.

Studi lainnya mengatakan, berolahraga di sore hari akan berpengaruh positif pada kualitas tidur. Durasi tidur Anda pun akan lebih lama dibanding melakukan aktivitas olahraga di pagi hari.

Di luar hasil dari beberapa penelitian di atas, beberapa orang merasa manfaat lari sore bisa membantu mereka terlepas dari ketegangan maupun stres yang melanda sepanjang hari. Otot tubuh juga lebih fleksibel dibanding ketika bangun tidur di pagi hari. Anda juga memiliki waktu untuk mengisi tubuh dengan makanan sebagai sumber bahan bakar yang berguna saat berolahraga. Satu hal yang jelas, dengan lari sore, Anda tidak perlu bersusah payah bangun pagi-pagi untuk pergi berolahraga, sebagaimana yang terjadi ketika melakukan lari pagi.

Menemukan Ritme Tubuh yang Pas

Lari sore bisa menjadi pilihan yang sempurna jika Anda adalah tipe orang yang lebih banyak aktif pada sore hingga malam hari. Ini berarti Anda memiliki ritme sirkadian atau jam internal tubuh (circadian rhythms) yang telah terbiasa melakukan lebih banyak aktivitas menjelang petang.

Tapi kapanpun waktunya, manfaat lari sore atau pagi tetap bisa Anda rasakan jika melakukannya secara rutin. Pilihlah waktu yang dirasa nyaman bagi Anda dan tubuh Anda. Ritme tubuh Anda akan menyesuaikan perubahan ini dengan sendirinya, sehingga Anda tidak perlu merasa bingung.

Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini dan semoga bermanfaat untuk anda.

Yogurt for Diet

Selamat datang di TEAM ELITE, Hari ini kita akan membahas tentang Manfaat Diet dengan Yogurt.

Yogurt merupakan produk olahan susu yang difermentasi oleh bakteri penghasil asam laktat. Kendati memiliki komposisi mikronutrien yang hampir sama seperti susu, kadar protein, vitamin, dan mineral di dalam yogurt lebih tinggi. Yogurt rendah lemak takaran 240 mL mengandung 50 persen lebih banyak kalium, kalsium, dan magnesium daripada susu rendah lemak.

Ada beragam manfaat yogurt untuk kesehatan, salah satunya untuk mendukung suksesnya program diet yang sedang Anda jalankan. Keuntungan mengonsumsi yogurt untuk diet berasal dari berbagai nutrisi yang terkandung di dalamnya, seperti protein, kalsium, vitamin, dan terutama probiotik yang baik untuk kesehatan pencernaan dan sistem kekebalan tubuh.

Kandungan probiotik yang terdapat pada yogurt membantu melepaskan dan meningkatkan hormon penurun nafsu makan, sehingga membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Peningkatan kadar hormon ini dapat membantu tubuh membakar kalori dan lemak. Probiotik juga dapat meningkatkan kadar protein yang berfungsi untuk menurunkan timbunan lemak.

Selain berguna untuk kesehatan tulang, kandungan kalsium pada yogurt juga memengaruhi nafsu makan, kadar gula darah, serta perubahan pola hidup bakteri baik di usus. Beberapa penelitian juga mengungkapkan, mengonsumsi yogurt dipercaya dapat mencegah obesitas, menurunkan berat badan, menghilangkan lemak tubuh, dan mengecilkan lingkar pinggang.

Berikut beberapa tips mendapatkan yogurt dengan kualitas yang baik dan efektif untuk program diet Anda, caranya:

  • Periksa kemasan produk yogurt sebelum membelinya untuk mengetahui kandungan nutrisi dan tanggal kadaluarsa produk.
  • Disarankan memilih produk yogurt tanpa gula dan pemanis buatan. Gula dapat terdaftar dengan nama lain seperti sukrosa, sirup jagung fruktosa tinggi, jus buah, gula tebu, dan nektar agave.
  • Pilihlah produk yogurt rendah lemak atau tanpa lemak.
  • Pastikan yogurt yang Anda beli merupakan yogurt yang menyehatkan, yakni yang kandungan proteinnya lebih tinggi daripada kandungan gula di dalamnya.
  • Pastikan produk yogurt yang Anda beli mengandung kalsium, vitamin D, serta bakteri hidup dan aktif, seperti probiotik, dengan jumlah yang mencukupi. Idealnya, yogurt mengandung vitamin D sebagai bagian penting dari kebutuhan kalsium harian Anda. Kandungan vitamin D akan tertulis dalam bentuk persentase (% DV) pada label kemasan yogurt.
  • Untuk mendapatkan rasa manis, Anda bisa menyajikan yogurt dengan potongan buah.
  • Anda juga bisa menyajikan yogurt dengan taburan flaxseed yang mengandung serat dan asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan tubuh.
  • Hindari mengonsumsi yogurt dengan rasa buah atau potongan buah di dalamnya, karena umumnya produk tersebut mengandung kadar gula yang tinggi.

Untuk mendapatkan khasiat yang maksimal, konsumsi yogurt untuk diet dalam porsi yang sesuai dan tidak berlebihan. Yogurt dianjurkan untuk dikonsumsi sebanyak satu atau dua kali dalam sehari. Jumlah yogurt yang disarankan dalam sehari adalah 100-200 gram. Untuk orang dewasa, yoghurt aman dikonsumsi sebanyak 200-450 ml setiap harinya. Anda bisa menyajikannya untuk sarapan pagi atau sajian camilan siang hari saat beraktivitas di kantor. Menambahkan yogurt dalam berbagai kreasi resep makanan atau minuman juga bisa menjadi pilihan menikmati yoghurt untuk diet.

Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini dan semoga bermanfaat untuk anda.

 

 

Cr: Alodokter

Diet Sehat atau Diet Cepat

Selamat datang di TEAM ELITE, Hari ini kita akan membahas tentang Diet Sehat atau Diet Cepat. Apa itu Diet Cepat dan Diet Sehat? Manfaat dan resikonya apa saja? Lebih baik pilih Diet Sehat atau Diet Cepat? Mari kita bahas di bawah ini:

Perubahan pola makan secara mendadak untuk menurunkan berat badan secara cepat berisiko membuat Anda mengalami gangguan kesehatan. Usaha keras yang tidak sehat ini juga tidak memungkinkan perubahan gaya hidup berkelanjutan yang bertujuan untuk menjaga kestabilan berat badan ideal dalam jangka panjang.

Setengah hingga satu kilogram per minggu adalah jumlah penurunan berat badan yang direkomendasikan. Setengah kilogram lemak mengandung sekitar 3.500 kalori. Maka untuk mengurangi setengah kilogram per minggu, Anda perlu membakar setidaknya 3.500 kalori per minggu atau 500 kalori per hari.

Risiko Diet Cepat

Penurunan berat badan secara cepat cenderung tidak akan bertahan lama. Selain itu, orang yang menghilangkan berat badan dengan cepat akan berisiko mengalami masalah kesehatan:

Tubuh lemas dan mudah lelah

Umumnya, orang yang ingin menurunkan berat badan dengan cepat akan makan dalam porsi yang lebih sedikit atau bahkan memaksakan diri untuk tidak makan. Kondisi ini membuat tubuh kekurangan kalori sehingga mudah lemas dan lelah. Produktivitas orang tersebut pun akan menurun.

Kurang nutrisi

Tubuh memerlukan karbohidrat, vitamin, mineral, lemak, dan protein dalam jumlah yang ideal agar dapat berfungsi dengan baik. Namun ketika ingin berat badan segera turun, Anda akan cenderung mengurangi atau bahkan menghilangkan beberapa nutrisi seperti karbohidrat dan lemak. Padahal tubuh Anda membutuhkan semua unsur agar tubuh tetap sehat dan tidak rentan terkena penyakit.

Berat badan cepat naik kembali

Diet yang cepat tidak memberi kesempatan untuk melatih tubuh membakar kalori dalam jumlah banyak. Padahal untuk mencapai hasil yang dapat bertahan lama, diperlukan perubahan gaya hidup secara bertahap dan menyeluruh, mulai dari olahraga hingga pengaturan pola makan. Diet cepat membuat makanan yang Anda konsumsi tidak terbakar secara maksimal sehingga berat tubuh kembali naik.

Rusaknya jaringan otot

Diet yang dilakukan dengan ekstrem dan cepat tidak membakar lemak, melainkan membakar otot-otot tubuh sehingga jaringan otot menjadi rusak.

Penyakit serius yang mungkin terjadi

Diet cepat yang dilakukan secara terus-menerus dapat berisiko mendatangkan penyakit serius, antara lain:

  • Batu empedu: terjadi pada 1-2 dari 10 orang yang kehilangan berat badan dalam jumlah banyak dalam beberapa bulan.
  • Ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh.
  • Dehidrasi.

Kesalahan yang Umum Dilakukan Saat Diet

Berikut ini adalah beberapa kebiasaan yang umum dilakukan dalam diet cepat yang justru dapat merugikan kesehatan Anda:

Melewatkan makanan utama

Penelitian membuktikan bahwa orang yang teratur makan pagi, siang, dan malam lebih dapat menjaga berat badan ideal. Sarapan yang mengandung cukup serat dan protein dapat membuat Anda tetap merasa kenyang hingga tiba waktu makan siang. Namun melewatkan makanan utama membuat Anda cenderung mengonsumsi banyak makanan ringan di sela-sela waktu makan utama.

Menyepelekan kandungan makanan ringan

Pernahkah Anda memperhatikan kira-kira berapa banyak kalori yang terkandung dalam dua potong gorengan, sekantong kripik kentang, dan sepotong kue? Jumlah totalnya bisa melebihi kalori yang seharusnya Anda konsumsi. Memeriksa label nutrisi pada kemasan makanan dapat membantu Anda memperkirakan jumlah kalori yang dikonsumsi.

Sama sekali tidak mengonsumsi makanan ringan

Menyantap makanan ringan yang berkalori tinggi memang berisiko membuat diet gagal. Namun ternyata jika makanan ringan itu jenis yang sehat dan berkalori rendah justru membuat orang jauh dari rasa lapar dan lebih mampu menjaga berat badan ideal. Makanan ringan kaya protein seperti kacang almond dapat menjaga metabolisme tubuh tetap bekerja maksimal.

Meminum minuman yang terlalu banyak kalori

Orang yang melakukan diet cepat cenderung menghindari konsumsi makanan berkalori tinggi. Sebagai gantinya, mereka mengonsumsi lebih banyak minuman manis. Padahal jumlah kalori dalam minuman tertentu seperti kopi dengan krim dan minuman soda sebenarnya tidak kalah banyak dibandingkan makanan. Selain itu, minuman-minuman ini justru akan membuat perut merasa lapar sehingga pada akhirnya Anda perlu makan lebih banyak.

Kurang mengonsumsi air mineral

Sebagian orang mengira bahwa konsumsi air mineral membuat tubuh menjadi gemuk. Padahal air mineral merupakan unsur terpenting dalam pembakaran kalori. Konsumsi minimal delapan gelas per hari justru akan meningkatkan laju metabolisme.

Menimbang badan tiap hari

Jika berat tubuh Anda turun dalam hitungan hari, maka kemungkinan besar yang turun adalah kadar air dalam tubuh. Tetapi bukan lemak. Daripada tiap hari menakar berat badan, cobalah untuk lebih memfokuskan diri pada tujuan jangka panjang seperti target menghilangkan setengah kilogram dalam waktu 1-2 pekan.

Menetapkan target yang tidak realistis

Selain membuat frustasi karena keinginan tidak tercapai, menargetkan untuk menurunkan berat badan hingga 5 kilogram seminggu dapat membuat Anda berniat melakukan segala cara, termasuk cara tidak sehat untuk mencapainya.  Stres karena target yang tidak tercapai justru dapat memicu Anda untuk makan lebih banyak lagi.

Cara Diet Sehat

Pada dasarnya diet yang sehat adalah tentang mengelola pola makan, termasuk memilih jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi. Diet yang sehat adalah ketika semua nutrisi yang dibutuhkan tubuh bisa terpenuhi.

Beberapa langkah sederhana yang dapat menjadi panduan:

Tentukan target yang sehat tiap minggu.

Target-target kecil dan sederhana bernilai penting sebagai langkah menuju perubahan gaya hidup secara berkelanjutan. Selain itu, menetapkan target realistis secara rutin dan berhasil memenuhinya akan membuat Anda merasa positif. Misalnya, jika Anda suka mengonsumsi gorengan tiap hari, targetkan untuk tidak mengonsumsinya dalam waktu seminggu. Sebagai gantinya, konsumsilah selingan sehat seperti buah kering.

Aktif bergerak.

Sebagai langkah awal, Anda tidak perlu berolahraga secara rutin untuk tetap merasa bugar. Lakukan suatu hal yang Anda sukai agar aktivitas tersebut dapat dilakukan berulang-ulang seperti bermain futsal bersama rekan kerja atau bersepeda bersama keluarga. Menjadwalkan olah tubuh di pagi hari sebelum mulai beraktivitas merupakan cara terbaik bagi Anda yang merasa kesulitan untuk meluangkan waktu juga. Usahakan untuk berolahraga setidaknya 2-3 jam per minggu.

Kurangi makanan kemasan.

Batasi konsumsi makanan dalam kemasan, makanan siap saji, dan makanan yang digoreng. Kelompok makanan jenis ini banyak mengandung kalori, bahan pengawet, dan garam.

Pilih makanan yang diolah dengan cara tertentu.

Lebih baik mengonsumsi makanan yang diproses dengan cara dikukus atau direbus dibandingkan yang digoreng di dalam minyak panas. Makanan yang dikukus atau direbus dalam waktu yang tidak terlalu lama memiliki kandungan nutrisi yang lebih lengkap dibandingkan makanan yang digoreng. Sementara itu, makanan yang digoreng mengandung kalori dan lemak jenuh yang tinggi.

Atur ulang isi piring Anda.

Penuhi sepertiga bahan makanan di piring dengan daging tanpa lemak, ikan, atau daging unggas. Cobalah untuk memperbanyak porsi buah-buahan, sayur-sayuran, dan kacang-kacangan. Pilihlah jenis sumber karbohidrat yang sehat seperti beras merah atau kentang. Makan buah yang tidak terlalu manis seperti apel, tomat dan avokad.

Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini dan semoga bermanfaat untuk anda.

 

 

Cr: Alodokter

Mari Kita Mengenal Lebih Dalam Tentang Karbohidrat

Selamat datang di TEAM ELITE, Hari ini kita akan membahas tentang Karbohidrat. Apa itu Karbohidrat? Manfaatnya apa saja? Ada berapa jenis Karbohidrat? Mari kita bahas di bawah ini.

Glukosa atau gula yang diolah dari karbohidrat berfungsi sebagai bahan bakar yang akan digunakan oleh tubuh. Manfaat karbohidrat yang utama adalah sebagai sumber energi bagi tubuh dalam menjalankan berbagai fungsi, serta untuk melakukan beragam aktivitas setiap harinya.

Karbohidrat dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu sederhana dan kompleks. Kedua jenis karbohidrat ini memiliki perbedaan dalam struktur kimiawinya. Secara umum, karbohidrat sederhana hanya mengandung gula dasar yang mudah dicerna dan diserap oleh tubuh. Sementara, karbohidrat kompleks memiliki rantai gula yang lebih panjang. Sehingga membutuhkan waktu cukup lama untuk mencerna dan menyerap karbohidrat jenis ini. Sumber karbohidrat alami mudah ditemukan, yaitu dalam bentuk padi-padian, biji-bijian, kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayuran.

Jenis-jenis Karbohidrat :

  • Pati
    Karbohidrat yang terdapat pada makanan yang berasal dari tanaman. Contohnya, biji-bijian, sayuran, dan kacang-kacangan. Makanan bertepung, seperti pasta dan roti, juga termasuk pati.
  • Serat
    Terdapat pada makanan yang berasal dari tanaman. Roti gandum, kacang-kacangan, dan sebagian sayuran yang dimakan bersama kulitnya adalah sumber serat yang baik.
  • Gula
    Tidak semua karbohidrat adalah gula, tetapi semua gula adalah karbohidrat. Gula bisa didapat secara alami dari berbagai macam makanan. Gula yang terdapat pada buah disebut fruktosa, gula pada susu disebut laktosa, dan gula pasir disebut sukrosa. Pada proses pembuatan kue, cokelat, dan permen, biasanya ditambahkan sukrosa sebagai pemanis.

Manfaat Karbohidrat bagi Tubuh :

  • Sumber energi
    Ketika Anda bernapas, bergerak, berjalan, berpikir, atau melakukan aktivitas lain seperti berolahraga, tubuh membutuhkan energi. Energi ini diperoleh dari karbohidrat yang dicerna dan diolah menjadi glukosa. Setelah itu, insulin akan membantu glukosa terserap oleh sel-sel tubuh. Dari sinilah tubuh memperoleh energi.
  • Memenuhi kebutuhan kalori secara sehat
    Dalam memenuhi kebutuhan kalori, Anda harus memperhatikan porsi makan agar tidak makan berlebihan hingga membuat tubuh kelebihan kalori. Kalori yang berasal dari sejumlah karbohidrat lebih sedikit dibandingkan lemak dengan jumlah berat yang sama. Konsumsi kalori tubuh Anda akan semakin baik jika sumber karbohidrat yang Anda pilih memiliki kadar serat yang tinggi, seperti beras merah, roti gandum, dan kacang-kacangan. 45-65 persen kalori tubuh dianjurkan berasal dari karbohidrat.
  • Mengurangi risiko penyakit
    Manfaat mengonsumsi karbohidrat yang bersumber dari kacang-kacangan dan sayuran, dapat mengurangi risiko penyakit. Serat pada karbohidrat tersebut dapat mengurangi risiko sembelit. Kesehatan usus pun dapat meningkat berkat manfaat karbohidrat. Bahkan, penelitian telah membuktikan bahwa beberapa jenis serat dapat mengurangi kadar kolesterol dalam darah.

Jangan Kekurangan atau Kelebihan Karbohidrat

Kebutuhan karbohidrat per hari masing-masing orang berbeda-beda. Hal ini tergantung pada usia, jenis kelamin, aktivitas fisik yang dijalani, dan juga kondisi medis tertentu. Namun pada umumnya, orang dewasa sehat membutuhkan asupan karbohidrat sekitar 220 – 300 gram per hari. Untuk yang ingin menjaga berat badan, asupan karbohidrat yang disarankan adalah sekitar 50 – 150 gram per hari.

Wanita yang berusia kurang dari 50 tahun butuh 25 gram serat per hari, sedangkan wanita berusia lebih dari 50 tahun butuh 21 gram serat per hari. Sementara itu, pria berusia kurang dari 50 tahun butuh serat 38 gram per hari dan pria berusia di atas 50 tahun butuh 30 gram per hari.

Gula yang dihasilkan dari karbohidrat akan disimpan dalam bentuk lemak di tubuh jika tidak segera digunakan. Oleh karena itu, mengonsumsi karbohidrat berlebihan berarti Anda menimbun lebih banyak lemak di tubuh. Hal ini dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung.

Sebaliknya, kekurangan karbohidrat juga tidak baik bagi tubuh. Ketika kekurangan karbohidrat, tubuh akan lemas dan mengambil protein dan lemak untuk dijadikan energi. Proses pecahnya lemak untuk dijadikan energi dapat menyebabkan terjadinya penumpukan unsur keton di dalam darah. Jika dibiarkan terus-menerus, bisa menyebabkan ketosis. Ketosis dapat menyebabkan pusing, lemas, mual dan dehidrasi. Kekurangan karbohidrat berisiko membuat Anda kekurangan nutrisi lain yang penting untuk fungsi tubuh.

Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini dan semoga bermanfaat untuk anda.

 

Cr: alodokter

1st RUNNER UP for Fitness Best Gladiator Award – Martial Arts Gym of the Year in Fitness Best Asia Awards 2018!

Yeah! We are 1st RUNNER UP on Fitness Best Gladiator Award Categories Martial Arts Gym of The Year.

Thank you for always supporting us.

Stop Skip Your Breakfast!

Selamat datang di TEAM ELITE, Hari ini kami akan membahas mengenai ” Stop Skip Your Breakfast! ”
Banyak orang yang berpikir bahwa dengan skip sarapan maka bisa menurunkan berat badan. Padahal skip sarapan itu justru berbahaya bagi kesehatan. Tubuhmu harus menerima nutrisi yang cukup. Terutama di pagi hari.

Makanan adalah bahan bakar tubuh, kalau sejak pagi tidak diisi dengan bahan bakar, mana bisa tubuhmu bekerja dengan maksimal? bukannya tambah kurus, yang ada malah hal ini yang akan terjadi pada tubuhmu :

  1. Beresiko Tinggi Terserang Penyakit Jantung
    Menurut penelitian Harvard University, jika skip sarapan dapat meningkatkan risiko terserang penyakit jantung sebanyak 27%. Kenapa? karena jika kamu skip sarapan, maka tubuhmu akan menginginkan makanan-makanan dengan kadar kolesterol tinggi. Salah satu penyebab utama masalah pada jantung adalah kolesterol.
  2. Kesulitan Beraktivitas dan Emosi Kacau
    Perut kosong sangat berpengaruh pada emosi seseorang dan membuat seseorang tidak bisa fokus bekerja. Hal ini dikarenakan kadar gulamu yang berkurang gara-gara skip sarapan.
  3. Menjadi Pemalas
    Jika kamu tidak sarapan, maka kamu tidak akan punya energi untuk beraktivitas. Tanpa kamu sadari tubuhmu akan menjadi lemas dan malas untuk beraktivitas.
  4. Tidak Sarapan = Berat Badan Naik
    Why? karena jika kamu tidak sarapan, nafsu makanmu justru naik atau porsi makanmu menjadi lebih banyak saat makan siang dan makan malam.
  5. Rentan Terkena Diabetes
    Dengan skip sarapan kadar glukosa yang ada pada tubuhmu jadi terganggu.

Gimana? Masih berani untuk Skip Sarapan? Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini. Semoga bermanfaat untuk anda.

Kandungan Gizi dalam Tomat

Selamat datang di TEAM ELITE. Hari ini kita akan membahas tentang Kandungan Gizi dalam Tomat.
Apa saja manfaat tomat untuk kesehatan dan kecantikan? Seberapa banyak kandungan nutrisi dalam 1 buah tomat?

Nutrisi di dalam satu porsi tomat mentah meliputi, vitamin A, C, K, folat dan kalium. Tomat mengandung sodium, lemak jenuh, kolesterol dan kalori yang rendah. Tomat juga menyajikan kandungan mineral yang baik seperti thiamin, niacin, vitamin B6, magnesium, Fosfor dan tembaga.

Tomat mengandung empat jenis karotenoid utama yaitu alpha, betakaroten, lutein, dan lycopene. Karotenoid ini dapat bermanfaat secara individu, tetapi juga memiliki sinergi sebagai sebuah kelompok (yaitu, mereka berinteraksi untuk memberikan manfaat kesehatan). Secara khusus, tomat mengandung jumlah yang mengagumkan dari lycopene yang diperkirakan memiliki manfaat antioksidan yang paling tinggi dari semua karotenoid.

Menurut sebuah studi dari Ohio State University, tomat yang dikonsumsi bersama dengan lemak sehat, dapat membantu penyerapan phytochemical karotenoid pada tubuh hingga meningkat 2 sampai 15 kali. Semua ini merupakan nutrisi yang diperlukan untuk kesehatan tubuh yang baik.

Manfaat Tomat untuk Kesehatan:

  1. Menurunkan Berat Badan
    Tomat dapat membantu menurunkan berat badan sebagai menu diet. Mengkonsumsi banyak tomat ke dalam makan sehari-hari dengan membuatnya sebagai camilan seperti salad, casserole, sandwich dan makanan lainnya. Karena tomat mengandung banyak air dan serat, sehingga menjadi salah satu makanan yang dapat mengisi perut dengan cepat, tanpa menambahkan resiko penambahan kalori atau lemak di dalamnya.
  2. Meningkatkan Kemampuan Mata
    Tomat mengandung antioksidan yang sangat power full yaitu : beta karoten (yang tertanggung jawab terhadap fungsi vitamin A dalam tubuh). Vitamin A yang disediakan oleh tomat dapat meningkatkan kemampuan penglihatan dan membantu mencegah rabun senja. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa mengkonsumsi tomat dapat membantu mengurangi risiko degenerasi makula, sebuah kondisi mata yang serius dan tidak dapat diobati.
  3. Mengurangi Rasa Sakit
    Jika kemungkinan anda sering mengalami rasa nyeri, seperti arthritis atau nyeri punggung), tomat dapat meringankan rasa sakit ini. Kandungan bioflavonoid dan karotenoid, merupakan zat anti inflamasi yang mampu mengatasi peradangan. hal ini termasuk juga pada peradangan yang terjadi pada penyakit kronis yang biasanya membutuhkan obat untuk melawan rasa sakit (anti inflamasi).
  4. Mencegah Hipertensi
    Mengurangi sodium merupakan salah satu langkah dalam mencegah penyakit hipertensi, namun meningkatkan asupan potasium sangat penting untuk membantu dalam mencegah terjadinya tekanan arah tinggi.
  5. Ampuh Untuk Kanker
    Studi tentang kanker menemukan tomat yang dikombinasikan dengan brokoli saling bersinergi dan dapat membantu mengurangi kanker. Dalam penelitian tersebut memberikan hasil bahwa tumor prostat tumbuh lebih lambat pada tikus yang diberi makan tomat dan bubuk brokoli dibandingkan pada tikus yang diberikan likopen sebagai suplemen atau hanya makan brokoli atau tomat saja.

Manfaat Tomat untuk Kecantikan :

  1. Mencegah Jerawat
    Tomat juga mengandung vitamin E yang dapat digunakan sebagai pencegah jerawat datang kembali di kulit wajah. Penggunaannya cukup mudah yaitu dengan menjadikannya masker.
  2. Mengatasi Kulit Berminyak
    Pada kulit yang berminyak, beberapa masalah kulit sering muncul. Jerawat dapat dicegah dengan penggunaan masker tomat setiap seminngu dua kali. Kombinasi kasker tomat dan alpukat juga membantu mengatasi komedo karena keduanya bersinergi dengan zat alami anti kuman dan mencegah iritasi pada kulit.
  3. Mencegah Komedo
    Komedo merupakan salah satu masalah kulit yang dapat dimanfaatkan dengan tomat. Penyebab utama komedo adalah adanya minyak yang mengendap di kulit wajah. Menjadikan tomat sebagai masker akan sangat efektif mencegah dan menghilangkan komedo.

Dan masih banyak lagi manfaat Tomat yang bisa kalian dapatkan. Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini. Semoga bermanfaat untuk anda.