Manfaat Kentang dalam Mengendalikan Berat Badan

Selamat datang di TEAM ELITE. Hari ini kita akan membahas tentang Manfaat Kentang dalam Mengendalikan Berat Badan dan Kandungan Gizi dalam Kentang.

Konsumsi kentang dua kali sehari tidak akan menyebabkan pertambahan berat badan, bahkan justru dapat menurunkan tekanan darah. Hanya saja, proses pengolahan dan bahan tambahan kentang saat penyajian harus diperhatikan. Kentang seharusnya tidak digoreng ataupun ditambahkan terlalu banyak garam atau mayones dan krim keju.

Mengendalikan Berat Badan

Kentang yang tergolong dalam makanan mengandung zat pati, kini semakin banyak dihindari oleh pelaku diet rendah karbo dan rendah indeks glikemik. Padahal, kentang mengandung beragam kandungan vitamin, mineral dan zat-zat bermanfaat lainnya. Kandungan tersebut berguna sebagai pertahanan tubuh dalam melawan penyakit dan berperan pada kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk untuk mengendalikan berat badan.

Manfaat kentang dalam mengendalikan berat badan adalah karena beberapa alasan berikut ini:

  • Membatasi selera makan dan memasok serat
    Faktor penting untuk menurunkan dan mengelola berat badan adalah serat pangan. Dalam saluran pencernaan, serat tersebut akan berfungsi sebagai pengganjal yang dapat membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.
  • Melancarkan sistem pencernaan
    Meskipun kandungan serat di dalam kentang tidak tinggi, tapi serat yang terkandung di dalam kentang dapat membantu memperlancar pembuangan dari sistem pencernaan dan mencegah sembelit.
  • Memecah nutrisi menjadi energi
    Manfaat kentang juga didapat dari kandungan vitamin B6 yang tinggi. Vitamin B6 berfungsi memecah karbohidrat dan protein menjadi glukosa dan asam amino, sebagai bahan bakar atau sumber energi bagi tubuh.

Kandungan Nutrisi dan Cara Mengolah

Apa saja kandungan nutrisi kentang? Satu buah kentang berukuran 100 gram mengandung sekitar 87 kalori, 20,1 gram karbohidrat, 1,9 gram protein, 0,1 gram lemak, 1,8 gram serat pangan, dan sama sekali tidak mengandung kolesterol.

Selain itu, kentang ukuran tersebut juga mampu memenuhi 2 persen kebutuhan kalsium per hari, 51 persen vitamin C, 9 persen zat besi, 30 persen vitamin B6, 12 persen magnesium dan 25 persen kebutuhan kalium. Mineral lain seperti fosfor, niasin, kolin dan zinc juga terdapat dalam kentang.

Kandungan garam pada kentang sebenarnya hanya sekitar 13 gram atau tidak lebih dari 1 persen asupan garam harian yang dianjurkan. Hanya saja, produk kentang yang sudah diolah, terutama kentang goreng atau makanan ringan, kandungan garamnya jauh lebih tinggi.

Yang juga perlu diketahui, nutrisi kentang terutama terkandung dalam kulitnya sehingga hindari mengupas kulit saat mengolahnya.

Salah satu proses pengolahan kentang yang baik yaitu dengan cara memanggang. Kentang dapat dipanggang di dalam oven hingga berubah warna menjadi coklat dan garing.

Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini dan semoga bermanfaat bagi anda.

 

Cr: Alodokter

 

 

Lari Pagi atau Lari Sore

Selamat datang di TEAM ELITE, Hari ini kita akan membahas tentang apa saja manfaat lari sore bagi kesehatan. Adakah perbedaan dengan manfaat yang didapatkan dari lari pagi atau malam hari?

Lari sore, pagi, atau malam memang bisa memengaruhi suasana perasaan Anda ketika sedang melakukannya. Namun, adakah perbedaan manfaat lari bagi kesehatan, bila dilakukan di waktu yang berbeda?

Manfaat Lari Sore :

Olahraga lari menyimpan banyak manfaat, seperti menguatkan otot dan tulang, membakar kalori, menyehatkan jantung, dan menjaga berat badan. Waktu olahraga yang terbaik adalah ketika Anda benar-benar melakukannya secara konsisten, sehingga aktivitas tersebut menjadi kebiasaan atau bagian dari rutinitas harian Anda. Tidak hanya soal waktu, faktor lain juga akan turut berpengaruh pada konsistensi Anda berolahraga, seperti lokasi, jenis olahraga, dan dengan siapa Anda melakukannya.

Namun, terdapat satu penelitian yang mengatakan bahwa performa tubuh Anda akan meningkat di sore hari, yaitu pada pukul 2 hingga 6 petang. Pada rentang waktu ini, tubuh Anda berada pada puncak performanya, sehingga aktivitas olahraga yang Anda lakukan pun akan lebih efektif.

Selain itu, kemampuan penyerapan oksigen juga lebih tinggi kala petang. Dengan demikian, Anda akan memiliki reaksi yang lebih cepat serta lebih fokus, khususnya ketika melakukan olahraga berintensitas tinggi. Pada sore hari, detak jantung dan tekanan darah Anda juga akan lebih rendah, sehingga mengurangi risiko terjadinya cedera ketika performa tubuh meningkat.

Studi lainnya mengatakan, berolahraga di sore hari akan berpengaruh positif pada kualitas tidur. Durasi tidur Anda pun akan lebih lama dibanding melakukan aktivitas olahraga di pagi hari.

Di luar hasil dari beberapa penelitian di atas, beberapa orang merasa manfaat lari sore bisa membantu mereka terlepas dari ketegangan maupun stres yang melanda sepanjang hari. Otot tubuh juga lebih fleksibel dibanding ketika bangun tidur di pagi hari. Anda juga memiliki waktu untuk mengisi tubuh dengan makanan sebagai sumber bahan bakar yang berguna saat berolahraga. Satu hal yang jelas, dengan lari sore, Anda tidak perlu bersusah payah bangun pagi-pagi untuk pergi berolahraga, sebagaimana yang terjadi ketika melakukan lari pagi.

Menemukan Ritme Tubuh yang Pas

Lari sore bisa menjadi pilihan yang sempurna jika Anda adalah tipe orang yang lebih banyak aktif pada sore hingga malam hari. Ini berarti Anda memiliki ritme sirkadian atau jam internal tubuh (circadian rhythms) yang telah terbiasa melakukan lebih banyak aktivitas menjelang petang.

Tapi kapanpun waktunya, manfaat lari sore atau pagi tetap bisa Anda rasakan jika melakukannya secara rutin. Pilihlah waktu yang dirasa nyaman bagi Anda dan tubuh Anda. Ritme tubuh Anda akan menyesuaikan perubahan ini dengan sendirinya, sehingga Anda tidak perlu merasa bingung.

Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini dan semoga bermanfaat untuk anda.

Yogurt for Diet

Selamat datang di TEAM ELITE, Hari ini kita akan membahas tentang Manfaat Diet dengan Yogurt.

Yogurt merupakan produk olahan susu yang difermentasi oleh bakteri penghasil asam laktat. Kendati memiliki komposisi mikronutrien yang hampir sama seperti susu, kadar protein, vitamin, dan mineral di dalam yogurt lebih tinggi. Yogurt rendah lemak takaran 240 mL mengandung 50 persen lebih banyak kalium, kalsium, dan magnesium daripada susu rendah lemak.

Ada beragam manfaat yogurt untuk kesehatan, salah satunya untuk mendukung suksesnya program diet yang sedang Anda jalankan. Keuntungan mengonsumsi yogurt untuk diet berasal dari berbagai nutrisi yang terkandung di dalamnya, seperti protein, kalsium, vitamin, dan terutama probiotik yang baik untuk kesehatan pencernaan dan sistem kekebalan tubuh.

Kandungan probiotik yang terdapat pada yogurt membantu melepaskan dan meningkatkan hormon penurun nafsu makan, sehingga membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Peningkatan kadar hormon ini dapat membantu tubuh membakar kalori dan lemak. Probiotik juga dapat meningkatkan kadar protein yang berfungsi untuk menurunkan timbunan lemak.

Selain berguna untuk kesehatan tulang, kandungan kalsium pada yogurt juga memengaruhi nafsu makan, kadar gula darah, serta perubahan pola hidup bakteri baik di usus. Beberapa penelitian juga mengungkapkan, mengonsumsi yogurt dipercaya dapat mencegah obesitas, menurunkan berat badan, menghilangkan lemak tubuh, dan mengecilkan lingkar pinggang.

Berikut beberapa tips mendapatkan yogurt dengan kualitas yang baik dan efektif untuk program diet Anda, caranya:

  • Periksa kemasan produk yogurt sebelum membelinya untuk mengetahui kandungan nutrisi dan tanggal kadaluarsa produk.
  • Disarankan memilih produk yogurt tanpa gula dan pemanis buatan. Gula dapat terdaftar dengan nama lain seperti sukrosa, sirup jagung fruktosa tinggi, jus buah, gula tebu, dan nektar agave.
  • Pilihlah produk yogurt rendah lemak atau tanpa lemak.
  • Pastikan yogurt yang Anda beli merupakan yogurt yang menyehatkan, yakni yang kandungan proteinnya lebih tinggi daripada kandungan gula di dalamnya.
  • Pastikan produk yogurt yang Anda beli mengandung kalsium, vitamin D, serta bakteri hidup dan aktif, seperti probiotik, dengan jumlah yang mencukupi. Idealnya, yogurt mengandung vitamin D sebagai bagian penting dari kebutuhan kalsium harian Anda. Kandungan vitamin D akan tertulis dalam bentuk persentase (% DV) pada label kemasan yogurt.
  • Untuk mendapatkan rasa manis, Anda bisa menyajikan yogurt dengan potongan buah.
  • Anda juga bisa menyajikan yogurt dengan taburan flaxseed yang mengandung serat dan asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan tubuh.
  • Hindari mengonsumsi yogurt dengan rasa buah atau potongan buah di dalamnya, karena umumnya produk tersebut mengandung kadar gula yang tinggi.

Untuk mendapatkan khasiat yang maksimal, konsumsi yogurt untuk diet dalam porsi yang sesuai dan tidak berlebihan. Yogurt dianjurkan untuk dikonsumsi sebanyak satu atau dua kali dalam sehari. Jumlah yogurt yang disarankan dalam sehari adalah 100-200 gram. Untuk orang dewasa, yoghurt aman dikonsumsi sebanyak 200-450 ml setiap harinya. Anda bisa menyajikannya untuk sarapan pagi atau sajian camilan siang hari saat beraktivitas di kantor. Menambahkan yogurt dalam berbagai kreasi resep makanan atau minuman juga bisa menjadi pilihan menikmati yoghurt untuk diet.

Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini dan semoga bermanfaat untuk anda.

 

 

Cr: Alodokter

Diet Sehat atau Diet Cepat

Selamat datang di TEAM ELITE, Hari ini kita akan membahas tentang Diet Sehat atau Diet Cepat. Apa itu Diet Cepat dan Diet Sehat? Manfaat dan resikonya apa saja? Lebih baik pilih Diet Sehat atau Diet Cepat? Mari kita bahas di bawah ini:

Perubahan pola makan secara mendadak untuk menurunkan berat badan secara cepat berisiko membuat Anda mengalami gangguan kesehatan. Usaha keras yang tidak sehat ini juga tidak memungkinkan perubahan gaya hidup berkelanjutan yang bertujuan untuk menjaga kestabilan berat badan ideal dalam jangka panjang.

Setengah hingga satu kilogram per minggu adalah jumlah penurunan berat badan yang direkomendasikan. Setengah kilogram lemak mengandung sekitar 3.500 kalori. Maka untuk mengurangi setengah kilogram per minggu, Anda perlu membakar setidaknya 3.500 kalori per minggu atau 500 kalori per hari.

Risiko Diet Cepat

Penurunan berat badan secara cepat cenderung tidak akan bertahan lama. Selain itu, orang yang menghilangkan berat badan dengan cepat akan berisiko mengalami masalah kesehatan:

Tubuh lemas dan mudah lelah

Umumnya, orang yang ingin menurunkan berat badan dengan cepat akan makan dalam porsi yang lebih sedikit atau bahkan memaksakan diri untuk tidak makan. Kondisi ini membuat tubuh kekurangan kalori sehingga mudah lemas dan lelah. Produktivitas orang tersebut pun akan menurun.

Kurang nutrisi

Tubuh memerlukan karbohidrat, vitamin, mineral, lemak, dan protein dalam jumlah yang ideal agar dapat berfungsi dengan baik. Namun ketika ingin berat badan segera turun, Anda akan cenderung mengurangi atau bahkan menghilangkan beberapa nutrisi seperti karbohidrat dan lemak. Padahal tubuh Anda membutuhkan semua unsur agar tubuh tetap sehat dan tidak rentan terkena penyakit.

Berat badan cepat naik kembali

Diet yang cepat tidak memberi kesempatan untuk melatih tubuh membakar kalori dalam jumlah banyak. Padahal untuk mencapai hasil yang dapat bertahan lama, diperlukan perubahan gaya hidup secara bertahap dan menyeluruh, mulai dari olahraga hingga pengaturan pola makan. Diet cepat membuat makanan yang Anda konsumsi tidak terbakar secara maksimal sehingga berat tubuh kembali naik.

Rusaknya jaringan otot

Diet yang dilakukan dengan ekstrem dan cepat tidak membakar lemak, melainkan membakar otot-otot tubuh sehingga jaringan otot menjadi rusak.

Penyakit serius yang mungkin terjadi

Diet cepat yang dilakukan secara terus-menerus dapat berisiko mendatangkan penyakit serius, antara lain:

  • Batu empedu: terjadi pada 1-2 dari 10 orang yang kehilangan berat badan dalam jumlah banyak dalam beberapa bulan.
  • Ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh.
  • Dehidrasi.

Kesalahan yang Umum Dilakukan Saat Diet

Berikut ini adalah beberapa kebiasaan yang umum dilakukan dalam diet cepat yang justru dapat merugikan kesehatan Anda:

Melewatkan makanan utama

Penelitian membuktikan bahwa orang yang teratur makan pagi, siang, dan malam lebih dapat menjaga berat badan ideal. Sarapan yang mengandung cukup serat dan protein dapat membuat Anda tetap merasa kenyang hingga tiba waktu makan siang. Namun melewatkan makanan utama membuat Anda cenderung mengonsumsi banyak makanan ringan di sela-sela waktu makan utama.

Menyepelekan kandungan makanan ringan

Pernahkah Anda memperhatikan kira-kira berapa banyak kalori yang terkandung dalam dua potong gorengan, sekantong kripik kentang, dan sepotong kue? Jumlah totalnya bisa melebihi kalori yang seharusnya Anda konsumsi. Memeriksa label nutrisi pada kemasan makanan dapat membantu Anda memperkirakan jumlah kalori yang dikonsumsi.

Sama sekali tidak mengonsumsi makanan ringan

Menyantap makanan ringan yang berkalori tinggi memang berisiko membuat diet gagal. Namun ternyata jika makanan ringan itu jenis yang sehat dan berkalori rendah justru membuat orang jauh dari rasa lapar dan lebih mampu menjaga berat badan ideal. Makanan ringan kaya protein seperti kacang almond dapat menjaga metabolisme tubuh tetap bekerja maksimal.

Meminum minuman yang terlalu banyak kalori

Orang yang melakukan diet cepat cenderung menghindari konsumsi makanan berkalori tinggi. Sebagai gantinya, mereka mengonsumsi lebih banyak minuman manis. Padahal jumlah kalori dalam minuman tertentu seperti kopi dengan krim dan minuman soda sebenarnya tidak kalah banyak dibandingkan makanan. Selain itu, minuman-minuman ini justru akan membuat perut merasa lapar sehingga pada akhirnya Anda perlu makan lebih banyak.

Kurang mengonsumsi air mineral

Sebagian orang mengira bahwa konsumsi air mineral membuat tubuh menjadi gemuk. Padahal air mineral merupakan unsur terpenting dalam pembakaran kalori. Konsumsi minimal delapan gelas per hari justru akan meningkatkan laju metabolisme.

Menimbang badan tiap hari

Jika berat tubuh Anda turun dalam hitungan hari, maka kemungkinan besar yang turun adalah kadar air dalam tubuh. Tetapi bukan lemak. Daripada tiap hari menakar berat badan, cobalah untuk lebih memfokuskan diri pada tujuan jangka panjang seperti target menghilangkan setengah kilogram dalam waktu 1-2 pekan.

Menetapkan target yang tidak realistis

Selain membuat frustasi karena keinginan tidak tercapai, menargetkan untuk menurunkan berat badan hingga 5 kilogram seminggu dapat membuat Anda berniat melakukan segala cara, termasuk cara tidak sehat untuk mencapainya.  Stres karena target yang tidak tercapai justru dapat memicu Anda untuk makan lebih banyak lagi.

Cara Diet Sehat

Pada dasarnya diet yang sehat adalah tentang mengelola pola makan, termasuk memilih jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi. Diet yang sehat adalah ketika semua nutrisi yang dibutuhkan tubuh bisa terpenuhi.

Beberapa langkah sederhana yang dapat menjadi panduan:

Tentukan target yang sehat tiap minggu.

Target-target kecil dan sederhana bernilai penting sebagai langkah menuju perubahan gaya hidup secara berkelanjutan. Selain itu, menetapkan target realistis secara rutin dan berhasil memenuhinya akan membuat Anda merasa positif. Misalnya, jika Anda suka mengonsumsi gorengan tiap hari, targetkan untuk tidak mengonsumsinya dalam waktu seminggu. Sebagai gantinya, konsumsilah selingan sehat seperti buah kering.

Aktif bergerak.

Sebagai langkah awal, Anda tidak perlu berolahraga secara rutin untuk tetap merasa bugar. Lakukan suatu hal yang Anda sukai agar aktivitas tersebut dapat dilakukan berulang-ulang seperti bermain futsal bersama rekan kerja atau bersepeda bersama keluarga. Menjadwalkan olah tubuh di pagi hari sebelum mulai beraktivitas merupakan cara terbaik bagi Anda yang merasa kesulitan untuk meluangkan waktu juga. Usahakan untuk berolahraga setidaknya 2-3 jam per minggu.

Kurangi makanan kemasan.

Batasi konsumsi makanan dalam kemasan, makanan siap saji, dan makanan yang digoreng. Kelompok makanan jenis ini banyak mengandung kalori, bahan pengawet, dan garam.

Pilih makanan yang diolah dengan cara tertentu.

Lebih baik mengonsumsi makanan yang diproses dengan cara dikukus atau direbus dibandingkan yang digoreng di dalam minyak panas. Makanan yang dikukus atau direbus dalam waktu yang tidak terlalu lama memiliki kandungan nutrisi yang lebih lengkap dibandingkan makanan yang digoreng. Sementara itu, makanan yang digoreng mengandung kalori dan lemak jenuh yang tinggi.

Atur ulang isi piring Anda.

Penuhi sepertiga bahan makanan di piring dengan daging tanpa lemak, ikan, atau daging unggas. Cobalah untuk memperbanyak porsi buah-buahan, sayur-sayuran, dan kacang-kacangan. Pilihlah jenis sumber karbohidrat yang sehat seperti beras merah atau kentang. Makan buah yang tidak terlalu manis seperti apel, tomat dan avokad.

Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini dan semoga bermanfaat untuk anda.

 

 

Cr: Alodokter

Mari Kita Mengenal Lebih Dalam Tentang Karbohidrat

Selamat datang di TEAM ELITE, Hari ini kita akan membahas tentang Karbohidrat. Apa itu Karbohidrat? Manfaatnya apa saja? Ada berapa jenis Karbohidrat? Mari kita bahas di bawah ini.

Glukosa atau gula yang diolah dari karbohidrat berfungsi sebagai bahan bakar yang akan digunakan oleh tubuh. Manfaat karbohidrat yang utama adalah sebagai sumber energi bagi tubuh dalam menjalankan berbagai fungsi, serta untuk melakukan beragam aktivitas setiap harinya.

Karbohidrat dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu sederhana dan kompleks. Kedua jenis karbohidrat ini memiliki perbedaan dalam struktur kimiawinya. Secara umum, karbohidrat sederhana hanya mengandung gula dasar yang mudah dicerna dan diserap oleh tubuh. Sementara, karbohidrat kompleks memiliki rantai gula yang lebih panjang. Sehingga membutuhkan waktu cukup lama untuk mencerna dan menyerap karbohidrat jenis ini. Sumber karbohidrat alami mudah ditemukan, yaitu dalam bentuk padi-padian, biji-bijian, kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayuran.

Jenis-jenis Karbohidrat :

  • Pati
    Karbohidrat yang terdapat pada makanan yang berasal dari tanaman. Contohnya, biji-bijian, sayuran, dan kacang-kacangan. Makanan bertepung, seperti pasta dan roti, juga termasuk pati.
  • Serat
    Terdapat pada makanan yang berasal dari tanaman. Roti gandum, kacang-kacangan, dan sebagian sayuran yang dimakan bersama kulitnya adalah sumber serat yang baik.
  • Gula
    Tidak semua karbohidrat adalah gula, tetapi semua gula adalah karbohidrat. Gula bisa didapat secara alami dari berbagai macam makanan. Gula yang terdapat pada buah disebut fruktosa, gula pada susu disebut laktosa, dan gula pasir disebut sukrosa. Pada proses pembuatan kue, cokelat, dan permen, biasanya ditambahkan sukrosa sebagai pemanis.

Manfaat Karbohidrat bagi Tubuh :

  • Sumber energi
    Ketika Anda bernapas, bergerak, berjalan, berpikir, atau melakukan aktivitas lain seperti berolahraga, tubuh membutuhkan energi. Energi ini diperoleh dari karbohidrat yang dicerna dan diolah menjadi glukosa. Setelah itu, insulin akan membantu glukosa terserap oleh sel-sel tubuh. Dari sinilah tubuh memperoleh energi.
  • Memenuhi kebutuhan kalori secara sehat
    Dalam memenuhi kebutuhan kalori, Anda harus memperhatikan porsi makan agar tidak makan berlebihan hingga membuat tubuh kelebihan kalori. Kalori yang berasal dari sejumlah karbohidrat lebih sedikit dibandingkan lemak dengan jumlah berat yang sama. Konsumsi kalori tubuh Anda akan semakin baik jika sumber karbohidrat yang Anda pilih memiliki kadar serat yang tinggi, seperti beras merah, roti gandum, dan kacang-kacangan. 45-65 persen kalori tubuh dianjurkan berasal dari karbohidrat.
  • Mengurangi risiko penyakit
    Manfaat mengonsumsi karbohidrat yang bersumber dari kacang-kacangan dan sayuran, dapat mengurangi risiko penyakit. Serat pada karbohidrat tersebut dapat mengurangi risiko sembelit. Kesehatan usus pun dapat meningkat berkat manfaat karbohidrat. Bahkan, penelitian telah membuktikan bahwa beberapa jenis serat dapat mengurangi kadar kolesterol dalam darah.

Jangan Kekurangan atau Kelebihan Karbohidrat

Kebutuhan karbohidrat per hari masing-masing orang berbeda-beda. Hal ini tergantung pada usia, jenis kelamin, aktivitas fisik yang dijalani, dan juga kondisi medis tertentu. Namun pada umumnya, orang dewasa sehat membutuhkan asupan karbohidrat sekitar 220 – 300 gram per hari. Untuk yang ingin menjaga berat badan, asupan karbohidrat yang disarankan adalah sekitar 50 – 150 gram per hari.

Wanita yang berusia kurang dari 50 tahun butuh 25 gram serat per hari, sedangkan wanita berusia lebih dari 50 tahun butuh 21 gram serat per hari. Sementara itu, pria berusia kurang dari 50 tahun butuh serat 38 gram per hari dan pria berusia di atas 50 tahun butuh 30 gram per hari.

Gula yang dihasilkan dari karbohidrat akan disimpan dalam bentuk lemak di tubuh jika tidak segera digunakan. Oleh karena itu, mengonsumsi karbohidrat berlebihan berarti Anda menimbun lebih banyak lemak di tubuh. Hal ini dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung.

Sebaliknya, kekurangan karbohidrat juga tidak baik bagi tubuh. Ketika kekurangan karbohidrat, tubuh akan lemas dan mengambil protein dan lemak untuk dijadikan energi. Proses pecahnya lemak untuk dijadikan energi dapat menyebabkan terjadinya penumpukan unsur keton di dalam darah. Jika dibiarkan terus-menerus, bisa menyebabkan ketosis. Ketosis dapat menyebabkan pusing, lemas, mual dan dehidrasi. Kekurangan karbohidrat berisiko membuat Anda kekurangan nutrisi lain yang penting untuk fungsi tubuh.

Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini dan semoga bermanfaat untuk anda.

 

Cr: alodokter